Dunia perbankan kini semakin mengembangkan sayapnya. Salah satu perbankan yang mengepakkan sayap lebarnya yaitu BRI melalui DevOps BRITECH. Melalui DevOps BRITECH, Bank BRI mampu mencapai banyak hal di setiap tahunnya.

Pencapain BRITECH ini terbukti melalui pengimplementasian teknologi ke dalam produk BRI dan ribuan penghargaan di bidang teknologi, digital, dan pelayanannya. Ia juga mendapatkan penghargaan sebagai perusahaan dengan afiliasi dan teknologi terbanyak di Indonesia.

Mengenal DevOps dan CI/CD

Mengenal DevOps dan CI/CD

Ada pepatah yang mengatakan bahwa tak kenal maka tak sayang. Maka dari itu kamu perlu mengenal DevOps agar semakin paham. Setelah mengetahui lebih banyak hal tentang DevOps yang terdapat pada BRITECH, berbagai insight baru mungkin saja muncul di benakmu.

Adanya insight baru dapat berpotensi mengembangkanmu ke arah yang lebih baik. Aplikasi Digital Banking BRI kini sudah mengaplikasikan DevOps dan CI/CD untuk memberikan pelayanan yang optimal. Hal ini diharapkan mampu memuaskan keinginan pelanggannya.

DevOps

DevOps adalah suatu pembiasaan akan pemahaman dari pola pikir yang dilakukan secara berulang sehingga membentuk budaya kerja sama yang saling terintegrasi. Perlu dipahami bahwa Dev merupakan singkatan dari Development dan Ops singkatan dari Operations.

Keberadaan DevOps mencoba menggabungkan antara tim development dan tim operations menjadi satu bagian yang tak terpisahkan dalam kinerjanya. DevOps adalah terobosan terbaru untuk mengantisipasi kemungkinan kelambatan kinerja dari suatu sistem di BRITECH.

Pada dasarnya, ketika Dev dan Ops dipisahkan maka dapat di ibaratkan seperti pisahnya seorang engineer dan marketing. Dimana seorang engineer hanya memperhatikan tahapan perencanaan sampai bangunan itu selesai dibuat lalu marketing yang memasarkannya.

Dengan kondisi yang demikian dapat dibayangkan bahwa orang yang memasarkan suatu produk bisa jadi tidak memahami bagaimana kondisi real dari produknya. Kondisi real yang dimaksud yaitu mulai dari material bangunan, proses pembangunan, dan tahap finishing.

Padahal setiap hal tersebut sangat berpengaruh saat memasarkan produk tersebut. Ketika seorang marketing memahami material bangunan, proses pembangunan, dan tahap finishing, maka akan lebih mudah baginya menjelaskan kepada customer.

Sehingga customer tahu dan yakin akan produk yang akan dibelinya. Ia juga akan mengetahui alasan dari setiap hal yang dibangun di dalamnya. Lebih dari itu, customer juga akan mengetahui cara perawatan dari setiap hal yang ada di dalamnya.

Hal ini juga berlaku bagi engineer. Ketika fungsi engineer tidak disatukan dengan marketing, maka ia hanya akan fokus pada pengetahuan yang dimiliki tentang perencanaan dan pembangunannya saja.

Padahal, agar bangunan yang direncanakan dapat menjawab kebutuhan pasar pun ia membutuhkan insight dari para calon customer. Melalui insight tersebut engineer dapat merencanakan dan membangun sesuai kebutuhan dan minat dari target pasar yang diincar.

Begitulah kurang lebihnya tentang gambaran mengapa Dev dan Ops perlu disatukan. Mereka disatukan agar pekerjaan dapat diselesaikan dalam waktu sesingkat-singkatnya. Pekerjaan yang akan dikerjakan secara otomatis oleh komputerisasi ini juga diharapkan tidak mengalami error.

Disamping itu, DevOps adalah budaya yang dibangun oleh BRITECH agar ketika terjadi kesalahan, ia mampu memulihkannya kembali dalam waktu singkat dan mempercepat proses publikasinya. Dengan menjangkau pasar yang lebih luas, maka BRITECH.akan lebih maju

Lebih singkatnya DevOps adalah mindset yang membudaya sehingga mampu menyatukan kinerja dari tim development dan operations. Sehingga serangkaian aktivitas berupa plan, code, build, test, release, deploy, operate, dan monitor dapat berjalan otomatis dan berkelanjutan.

CI/CD

Secara sederhananya Continous Integration (CI) yaitu pengintegrasian berbagai kode ke dalam suatu tempat penyimpanannya secara otomatis, cepat, tepat, dan berkelanjutan. Serangkai proses pada CI harus terintegrasi dengan sempurna agar proses selanjutnya dapat dilaksanakan.

Sedangkan CD (Continous Delivery atau Continous Deployment) merupakan tahapan yang terjadi ketika serangkaian aktivitas dari CI telah terlaksana secara sempurna. Pada tahapan ini aplikasi akan secara spontan terbangun dan terpublikasikan.

CI/CD pipeline inilah yang menghubungkan antara tim development dan tim operations, sehingga terbentuklah DevOps yang optimal. Melalui kinerja optimalnya diharapkan aplikasi yang tercipta dapat diandalkan dan tidak mengandung bug.

Dengan adaya CI/CD pipeline maka tim akan memperoleh feedback yang lebih andal. Kemudian feedback akan diolah untuk melakukan pendeteksian bug dalam waktu singkat. Sistem inilah yang selanjutnya akan mempercepat perilisan suatu aplikasi.

BRITECH sendiri menggunan tools CI/CD berupa Jenkins. Tools ini sudah sangat popular digunakan dalam proses CI/CD. Salah satu keunggulan tools ini yaitu mampu dijalankan di berbagai sistem operasi seperti Linux, Windows, dan macOS.

Peranan DevOps dalam Aplikasi Perbankan

Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa DevOps bukanlah profesi ataupun aplikasi. DevOps adalah budaya mindset yang diaplikasikan sejak proses perencanaan pembuatan aplikasi sampai dengan aplikasi dirilis.

Dengan demikian, DevOps adalah tindakan yang dilaksanakan sejak persiapan sampai perawatan suatu aplikasi. Dimana proses ini akan terus berlangsung sepanjang waktu dan akan berhenti jika aplikasi tersebut sudah tidak ada atau tidak dipergunakan kembali.