Jenis-jenis Kawat Gigi yang Sering Digunakan

Bagi sebagian orang, kondisi gigi yang tidak rapi atau berantakan akan menurunkan rasa percaya diri. Untuk itulah perlu dilakukan pemasangan kawat gigi di dental clinic.

Seiring tumbuhnya gigi, tidak sedikit orang yang menemui masalah pada giginya. Contohnya seperti gigi tumbuh tidak rata, susunan gigi berjejal, jarak antar gigi terlalu renggang, gigi bertumpuk, dan sebagainya.

Pemasangan kawat gigi dapat dilakukan di dental clinic terdekat oleh dokter spesialis orthodonti. Ada beberapa jenis kawat gigi berbeda yang sering digunakan sesuai dengan kondisi gigi pasien.

Inilah Jenis-jenis Kawat Gigi

Masalah kesehatan gigi tidak hanya dapat mengganggu penampilan, tetapi juga mempengaruhi senyuman. Pada beberapa kasus yang parah bahkan dapat menimbulkan gangguan bicara. Happy Dental clinic dapat menjadi solusi untuk persoalan gigi Anda.

1. Behel Lepas Pasang

Untuk merapikan gigi yang tidak rata, tentunya Anda sering mendengar tentang kawat gigi lepasan. Ini adalah solusi umum yang dapat digunakan untuk memperbaiki kondisi gigi tidak sejajar.

Ortodonti lepasan dilakukan pada masa tumbuh kembang anak-anak untuk mencegah dan memperbaiki gigi berjejal pada tahap awal sebelum menjadi parah. Alat ortodonti lepasan dirancang untuk bisa dilepas-pasang kembali oleh penggunanya.

Terbuat dari logam atau bahan plastik berkualitas tinggi, behel lepasan ini terdiri dari rangka yang menempel pada gigi ditambah dengan kait untuk mencengkeram gigi. Bagian ini dihubungkan dengan kawat bertekanan untuk memindahkan gigi ke posisi yang diinginkan.

2. Kawat Gigi Cekat

Cekat ortodonti adalah perawatan kawat gigi untuk remaja dan dewasa. Alat kawat gigi dilekatkan dengan lem ke permukaan gigi sehingga tidak dapat dilepas-pasang tanpa bantuan dokter gigi.

Pada kasus gigi berat atau parah, behel cekat hasilnya lebih baik dibanding alat yang lepasan. Hal ini karena sistem pergerakan yang dihasilkan oleh alat cekat juga lebih baik untuk memperbaiki kondisi gigi yang berantakan.

Jenis-jenis Kawat Gigi Cekat yang Sering Digunakan

Jenis-jenis Kawat Gigi yang Sering Digunakan
Jenis-jenis Kawat Gigi yang Sering Digunakan

Terdapat bermacam jenis kawat gigi cekat (permanen) yang tersedia. Masing-masing jenis behel gigi memiliki kelebihan dan kekurangan. Pemilihan kawat gigi tergantung kondisi masalah gigi yang dialami dan preferensi pribadi pasien.

1. Kawat Gigi Konvensional

Jenis perawatan kawat gigi tradisional berbahan metal sudah umum digunakan dan cocok untuk kasus ortodontik yang kompleks. Jenis kawat gigi behel ini mempunyai kekuatan dan daya tahan tinggi sehingga efektif mengatasi masalah gigi dan rahang.

Behel ini dilengkapi dengan karet elastis yang dihubungkan dengan kawat logam tahan karat. Jenis ini yang paling sering dan banyak digunakan orang untuk memperbaiki kondisi gigi. Meski terasa berat pada awal pemasangan, pengguna mengeluhkan rasa sakit dan kesulitan dalam mengunyah.

Bracket gigi jenis ini tersedia dalam berbagai warna yang dapat dipilih sesuai selera. Lama pemasangan kurang lebih 1 hingga 3 tahun tergantung kondisi gigi. Apabila gigi sudah terlihat rapi, Anda harus lanjut menggunakan retainer, yakni kawat gigi lepas pasang untuk menahan posisi baru gigi.

2. Kawat Gigi Damon (Self Ligating)

Bila dilihat sekilas tampak mirip dengan behel logam, tetapi behel jenis Damon tidak menggunakan karet elastis, melainkan klip khusus pada bracket. Bracket pada behel Damon terdapat pilihan keramik atau transparan.

Pasang kawat gigi Damon hanya menimbulkan sakit ringan dibanding dengan yang logam. Jenis perawatan Damon ini relatif baru dan tidak semua ortodontis menawarkannya karena harganya pun relatif lebih mahal.

3. Kawat Gigi Keramik

Kawat gigi dengan bahan keramik ini berwarna bening, senada dengan warna gigi, dan tampilannya tidak terlalu mencolok. Cara kerjanya sama dengan kawat gigi metal, tetapi biayanya lebih mahal yang keramik.

Namun behel keramik ini lebih rapuh dari yang logam, sehingga terkadang mudah patah. Jenis keramik ini bisa berubah warna bila sering mengonsumsi makanan atau minuman yang menimbulkan noda di gigi.

4. Behel Safir (Clean Aligner)

Jenis behel ini terbuat dari bahan yang sama kuat dengan logam, tetapi mempunyai warna transparan (clean aligner) sehingga lebih bagus dari segi estetika. Ini merupakan teknologi 3D terbaru dalam dunia kedokteran gigi.

Behel jenis lingual bisa dilepas pasang dan efektif merapikan gigi agar menjadi selaras. Dikarenakan tampilannya paling bagus dibanding yang lain, maka dapat menambah kepercayaan diri, harganya juga mahal.

Lama perawatan mulai dari 3 sampai 9 bulan atau bisa lebih lama tergantung kondisi gigi. Behel gigi tanpa kawat jenis ini banyak tiruannya, maka harus pilih yang berkualitas dan original di Happy Dental, klinik gigi yang terpercaya.

5. Kawat Gigi Lingual

Jenis kawat gigi ini terletak pada bagian belakang gigi dan sama sekali tidak menampakkan kawat dari luar. Pemasangan lebih rumit sehingga harganya lebih mahal dari yang keramik.

Penting untuk mengetahui cara perawatan behel gigi sebelum melakukan pemasangan. Dengan begitu, manfaat pemasangan behel bisa diperoleh dengan optimal.

Kawat gigi ini fungsinya sama dengan behel yang berada di bagian depan gigi, tetapi mungkin kurang cocok bagi yang memiliki gigi kecil. Jenis ini berpotensi menghalangi lidah dalam mengunyah.

Nah itulah macam-macam kawat gigi yang sering digunakan di dental clinic terdekat. Apabila Anda dan keluarga memiliki masalah pada gigi, jangan ragu berkonsultasi pada kami.

Kini tidak perlu khawatir lagi dengan permasalahan gigi yang kurang rapi. Anda dapat mengatasinya dengan melakukan pemasangan kawat gigi atau behel di Happy Dental Clinic.

Tinggalkan komentar