Ketahui Gejala Kalazion  – Nama kalazion mungkin terdengar asing di telinga kita. Tapi tanpa sadar kita pernah mengalaminya, karena kalazion merupakan benjolan kecil di kelopak mata atas atau bawah yang lebih dikenal orang dengan sebutan timbilen.

Benjolan kecil di kelopak mata membuat penderitanya sangat tidak nyaman. Pandangan terganggu, perasaan aneh seperti ada batu di kelopak mata yang membuat tidak nyaman, sampai rasa percaya diri berkurang karena menganggu penampilan.

Mengenal Kalazion Lebih Dekat

Sebagai salah satu direktori penyakit mata, kalazion bisa dibilang cukup menganggu. Meskipun kadang tidak menimbulkan rasa nyeri, namun keberadaan benjolan kecil di kelopak mata itu penderitanya tidak nyaman saat membuka mata.

Kalazion yang terus tumbuh juga bisa mempengaruhi fungsi organ lain seperti pandangan mata yang mengabur atau mata menjadi merah karena selaput konjungtiva juga terganggu.

Gejala Kalazion yang Perlu Diketahui

gejala awal kalazion, gejala kalazion, tanda gejala kalazion,

Seperti namanya, Kalazion atau benjolan kecil pada kelopak mata memiliki gejala yang mudah dilihat langsung oleh mata, yaitu :

1. Ada Benjolan di Kelopak Mata

Pada kelopak mata atas dan bawah, terdapat kelenjar meibom atau kelenjar minyak yang fungsinya untuk memberikan kelembaban pada kelopak mata. Jika kelenjar ini mengalami peradangan, maka akan terjadi luka dan muncul benjolan. Meskipun kadang tidak sakit, tapi keberadaan benjolan ini cukup menganggu, sehingga perlu dihilangkan.

2. Ada Pembengkakan di Kelopak Mata

Benjolan pada kelopak mata atas atau bawah, biasanya diikuti oleh pembengkakan pada bagian kelopak mata itu juga. Jadi di sekitar  benjolan biasanya membengkak. Akibatnya mata jadi terlihat bengkak dan sulit untuk membuka mata.

3. Mata Berair

Pembengkakan pada kelopak mata, juga mengakibatkan produksi air mata bertambah. Tujuannya untuk melindungi bagian mata yang kering akibat pembengkakan tadi. Itulah kenapa pada kondisi kalazion, mata sering berair sebagai bentuk perlindungan terhadap mata.

4. Terjadi Iritasi Ringan pada Mata

Iritasi mata juga kerap mengiringi terjadinya kalazion. Ketika ada benjolan di kelopak mata, otomatis benjolan ini menekan selaput di dalam mata, sehingga terjadi gesekan yang menyebabkan iritasi. Itulah kenapa mata menjadi merah karena gesekan tersebut mempengaruhi selaput konjungtiva pada mata.

Selaput konjungtiva inilah yang melindungi antara mata bagian dalam dengan kelopak mata. Sehingga ketika terjadi peradangan pada kelopak mata, selaput konjungtiva ikut terititasi sehingga pembuluh darahnya terlihat. Inilah yang menjadikan mata menjadi merah.

5. Penglihatan Mulai Kabur

Penglihatan mata bisa kabur ketika kalazion semakin tumbuh dan tak kunjung sembuh. Kadang juga muncul rasa perih jika kasusnya sudah mulai serius. Segera konsulitasikan hal ini kepada dokter agar dapat penanganan lebih cepat dan lebih baik.

Cara Penanganan Kalazion

Kalazon bisa dikatakan sebagai penyakit ringan. Benjolan yang ada di kelopak mata atas atau bawah biasanya tidak disertai rasa nyeri. Tapi dalam beberapa kasus ada yang menimbulkan rasa nyeri dan membuat mata susah dibuka. Kalau sudah begitu, penanganannya pun juga harus disesuaikan.

Penanganan kalazion ada beberapa tingkatan. Bisa dilakukan sendiri di rumah untuk kasus kalazion ringan. Namun perlu penanganan dokter jika terjadi hal-hal yang diluar kewajaran. Misal benjolan yang terus tumbuh dan menganggu penglihatan mata.

1. Kompres Hangat

Pada dasarnya, kalazion bisa sembuh sendiri dan mengempis tanpa perlu pengobatan yang panjang. Karenanya dokter akan menyarankan untuk mengkompres benjolan di kelopak mata dengan menggunakan air hangat selama kurang lebih 10 menit. Lakukan secara berulang sampai benjolan mengempis dengan sendirinya.

Kompres hangat ini gunanya untuk melemaskan otot pada jaringan meibom yang sedang meradang. Peradangan bisa berkurang ketika dialiri air hangat sehingga, perlahan peradangan akan sembuh. Untuk kasus kalazion ringan, kompres hangat ini bisa berhasil. Namun jika belum sembuh juga, perlu penangagan lebih lanjut, yaitu dengan mengkonsumsi obat-obatan.

2. Obat-Obatan

Obat-obatan yang diberikan untuk menyembuhkan kalazion adalah obat-obatan yang mengandung antibiotik. Obat-obatan jenis ini cocok diberikan untuk kalazion yang muncul akibat infeksi bakteri. Sementara untuk mengurangi pembengkakan pada kelopak mata, dapat menggunakan suntikan kortikosteroid.

3. Operasi

Tindakan operasi akan dilakukan dokter, jika pengobatan menggunakan kompres hangat dan obat-obatan tidak berhasil menghilangkan benjolan pada kelopak mata. Operasi juga dilakukan jika kalazion sudah menjalar ke organ lain dan mempengaruhi fungsi organ lain, seperti penglihatan terganggu, kelopak mata bengkak dan terasa panas serta nyeri, dan benjolan terus tumbuh dan beranak pinak.

Jika kalazion terjadi pada dua mata. Biasanya akan dilakukan operasi ke salah satu mata dulu. Atau bisa langsung dioperasi kedua matanya, tergantung tingkat keparahan kalazion si penderita.

Gejala Kalazion dari Direktori Penyakit SehatQ

SehatQ adalah situs kesehatan yang membahas direktori penyakit secara lengkap. Semua jenis penyakit dari A sampai Z ada semua dan dibahas secara tuntas. Mulai dari pengertian, tanda dan gejala, sampai penanangannya.

SehatQ juga memberikan kemudahan konsultasi kepada dokter ahli mengenai penyakit yang kita derita. Selain itu ada juga rekomendasi rumah sakit yang dekat dengan lokasi tempat tinggal penderita, sehingga memudahkan jika ingin pergi ke rumah sakit untuk pengobatan.

Gejala Kalazion sebagai salah satu dari direktori penyakit SehatQ, dapat dicari dan dipelajari melalui situs SehatQ. Artikel di dalamnya sangat mendidik dan memberikan wawasan luas kepada pembacanya. Kita pun jadi teredukasi dengan baik di sana.

Mau tahu lebih banyak mengenai kalazion dan direktori penyakit lainnya, langsung saja masuk ke SehatQ.com dan dapatkan informasi terlengkap dan terpercaya karena bersumber dari dokter ahli.