Salah satu persiapan beasiswa luar negeri yang perlu diperhatikan adalah tes IELTS. Mengingat ini adalah salah satu dokumen yang sering disyaratkan dalam pendaftaran beasiswa.

Ketika negara tujuan beasiswa kita ternyata menggunakan Bahasa Inggris sebagai pengantar di kampus, maka sudah pasti kita harus mempersiapkan diri. Dalam IELTS sendiri, ada skor yang umumnya dijadikan skor minimal, yaitu 6,5.

Jangan salah, skor itu bisa dibilang cukup tinggi, loh! Nah, untuk mendapatkan nilai yang memuaskan, tentu kita butuh melakukan persiapan sejak jauh-jauh hari sebelum hari pelaksanaan tes.

Yuk simak penjelasan di bawah ini, dan lihat persiapan apa saja yang bisa dilakukan agar nilai tes IELTS kita tidak mengecewakan.

Persiapan Penting Sebelum Mengikuti Tes IELTS

Persiapan Penting Sebelum Mengikuti Tes IELTS

1. Hindari belajar kebut semalam

Seperti kebanyakan tes atau program pendidikan yang lain. Ketika akan melakukan tes IELTS sebagai persiapan beasiswa luar negeri, pastikan kita sudah belajar sejak lama.

Paling tidak tiga atau empat bulan sebelum melakukan tes, atau jauh sebelum itu tentu lebih baik.

2. Cobalah mengerjakan latihan soal

Sebagian besar dari kita, mungkin tidak asing dengan ungkapan “practice make perfect”. Ungkapan ini, tercetak dalam sebuah merek buku tulis.

Ungkapan di atas, tentu sangat benar. Untuk mengevaluasi belajar dan mengukur kemampuan Bahasa Inggris, sebaiknya memang banyak mengerjakan latihan-latihan soal.

3. Pastikan jenis tes yang akan diikuti

Sebelum mengikuti tes IELTS ini, teman-teman sebaiknya memperhatikan program tes apa yang perlu dilakukan.

Untuk persiapan beasiswa luar negeri, jenis tes yang bisa teman-teman pilih adalah academic test. Academic test adalah tes yang memang diperuntukkan untuk mereka yang berencana melanjutkan studi ke luar negeri.

Sedangkan satu program yang lain adalah general test. Ini adalh tes yang umumnya dilakukan untuk melengkapi persyaratan kerja. Secara umum, keduanya memiliki tingkat kesulitan yang berbeda.

Namun, beberapa orang menilai jika general test pada IELTS sedikit lebih sederhana daripada academic test.

4. Perbanyak bacaan dalam Bahasa Inggris

Hal ini sekaligus persiapan untuk menghadapi reading test. Dengan sering membaca, tentu akan menemukan cara-cara untuk mengetahui inti dari sebuah bacaan.

Jika dalam writing test, kemampuan ini akan sangat berguna sebab kita mengerjakan dalam durasi waktu tertentu, bukan? Kita tentu tidak mungkin membaca semua isi tulisan untuk mendapatkan informasi yang penting.

Itulah mengapa, jam terbang sangat membantu tahap ini.

5. Biasakan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

Tes IELTS menggunakan sistem wawancara secara langsung dengan penguji. Pada sesi pertama, biasanya dipergunakan untuk mengenalkan diri.

Selanjutnya, kita akan dipersilakan untuk membahas sebuah topik khusus. Lalu penguji akan menilai kelancaran dan pelafalan kosa kata.

Dari hal ini, tentu kita akan kesulitan jika sebelumnya tidak membiasakan diri berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris. Jangan lupa, untuk menggunakan kalimat yang jelas (tidak bertele-tele) ketika berbicara.

6. Asah kemampuan mendengar

Sesi yang tak kalah mendebarkan adalah listening. Pada sesi ini, peserta akan diputarkan sebuah audio rekaman yang berupa percakapan atau sebuah narasi.

Hal penting dalam sesi ini, pemahaman kita tentang informasi yang disampaikan. Meskipun mungkin akan melewatkan beberapa hal, tapi sebaiknya kita mengetahui informasi penting yang dibutuhkan untuk menjawab soal-soal.

7. Menulislah dengan kalimat yang jelas

Dalam writing section, kita tidak hanya menuliskan satu atau dua kata saja. Namun sebuah penjelasan panjang, yang mungkin mencapai ratusan kata.

Pada sesi pertama, kita akan diminta untuk menguraikan sebuah data. Sedangkan yang kedua, adalah membuat sebuah esai sederhana dengan struktur penulisan yang tepat.

Dari kedua sesi ini, tentu akan memberatkan jika kita tidak berlatih dengan intensitas yang tinggi. Ketika teman-teman mengikuti sebuah kursus, biasanya akan dikenalkan beberapa jenis esai yang biasanya muncul dalam tes IELTS.

8. Fokus pada proses

Seperti yang disampaikan di awal, bahwa untuk mampu menaklukan tes IELTS ini, kita perlu fokus pada proses yang tidak sebentar.

Persiapan beasiswa luar negeri yang satu ini, memang sangat membutuhkan ketekunan dan kerja keras. Tidak bisa jika kita menyiapkan diri dalam satu dua hari saja.

Sebab dalam tes IELTS, yang menjadi fokus utama adalah tentang kedalaman pemahaman terhadap Bahasa Inggris.

Nah, sudah sejauh mana persiapan IELTS yang kamu lakukan untuk mendaftar beasiswa luar negeri? Tidak perlu khawatir, ada beberapa beasiswa dengan syarat skor IELTS di bawah 6.5 lho!