4 Kesalahan Membuat Proposal UKM yang Sering Dilakukan Mahasiswa

Pernahkah kamu menjadi panitia sebuah acara UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) di kampusmu?

Sebelum diselenggarakannya acara, tentu kamu dan teman-teman panitia akan membuat proposal acara UKM terlebih dahulu.

Proposal UKM adalah hal penting yang sering diremehkan. Apalagi jika acara yang menjadi tanggung jawabmu adalah acara rutin tahunan.

Dijamin deh, kamu pasti menggunakan template proposal UKM dari tahun sebelumnya, kan?

Udah susah-susah bikin proposal… Eh, ternyata proposalmu ini ditolak.

Mungkin, kamu membuat kesalahan-kesalahan yang tak disadari seperti di bawah ini.

1. Anggaran Dana yang Terlalu Berlebihan

Anggaran Dana yang Terlalu Berlebihan

Image by 500px.com

Proposal UKM yang sudah susah-susah dibuat ternyata tak diterima. Padahal, proposal penting banget buat pengajuan dana, perijinan acara, dan permohonan untuk promosi acara.

Coba teliti lagi, mungkin kamu dan teman-teman terlalu melebih-lebihkan anggaran.

Melebihkan anggaran dari budget  memang baik, sih… Supaya anggaran acara tidak terlalu mepet atau defisit. Tapi jika anggaran acaramu terlalu tinggi, bisa-bisa pihak sponsor nggak sanggup tuh untuk mensponsori acaramu.

Pihak kampus juga bisa tak sanggup mengalokasikan dana yang seharusnya jadi ‘jatah’ UKM mu. Mengingat pihak kampus sudah memiliki porsi dan alokasi tersendiri untuk membiayai UKM-UKM yang lainnya.

2. Perlengkapan Administratif yang Kurang

Perlengkapan Administratif yang Kurang

Image by 500px.com

Sebelum ‘bergerilya’ menggunakan proposal UKM untuk mencari sponsor, teliti kembali proposalmu. Lengkapilah jika ada yang kurang.

Nggak lucu banget kan, UKMmu jadi nggak dapet sponsor gara-gara tanda tangan Ketua Panitianya kelupaan?

3. Tidak melakukan Laporan Pertanggung Jawaban pada Proposal Sebelumnya

Tidak melakukan Laporan Pertanggung Jawaban pada Proposal Sebelumnya

Image by 500px.com

Setiap acara yang diselenggarakan oleh UKM di kampus pasti akan diminta Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ). Selain untuk mengecek terselenggara atau tidaknya sebuah acara, LPJ juga digunakan untuk melihat seberapa besar penggunaan dana dan evaluasinya.

Setiap selesai terselenggaranya acara, buru-buru bikin LPJ deh…

Gak mau kan kamu diteror sama pihak keuangan kampus setiap saat..

Jika kamu ogah-ogahan bikin LPJ, untuk acara-acara selanjutnya proposal UKM yang kamu ajukan bisa ‘terhambat’, lho..

4. Tujuan dan Latar Belakang Diselenggarakannya Acara yang Kurang ‘Nendang’

Tujuan dan Latar Belakang Diselenggarakannya Acara yang Kurang ‘Nendang’

Image by 500px.com

Selalu tekankan urgensi dan betapa pentingnya acara yang kamu buat..

Hal ini mendorong siapapun yang membacanya akan ‘lebih merasa terlibat’ dengan acaramu.

Apalagi jika menyangkut sponsor.

Tekankan pula bahwa pihak sponsor ‘tak akan rugi’ jika mau menjadi sponsor diacaramu itu…

Jika bermanfaat, mohon like fb page kami ya!!

Gimana, sudah sampai mana nih proposal UKM yang kamu buat? Membuat proposal UKM dan menjadi panitia sebuah acara itu memang asyik, lho.. Selain belajar membina hubungan interpersonal dengan orang lain, kamu juga bisa belajar bertanggung jawab…

Komentar

comments

Leave a Reply