Jangan Buru-Buru Sebel Dulu, Kamu Dapat Memikat Hati Dosen Killer dengan 6 Cara Elegan Ini

Dosen killer itu emang ngeri-ngeri sedap.

Perilakunya sering tak tertebak.

Kadang keras dan tegas, namun disisi lain lembut kepada mahasiswanya.

Biar kamu gak bingung dan gak diomelin melulu, lakuin cara-cara elegan memikat hati dosen killer di bawah ini, yuk!

1. Tidak berbuat macam-macam

Tidak berbuat macam-macam

Image by 500px.com

Buat kamu yang suka iseng dan usil di kelas, lebih baik kamu mengurangi perilakumu ini saat berhadapan dengan beliau.

Hal ini dikarenakan dosen killer pada umumnya cenderung kaku.

Dosen dengan tipe seperti ini mudah risih dan terganggu dengan hal-hal yang menurutnya tak penting.

Jangan sampai kamu kena masalah karena nggak sengaja berbuat konyol dan macam-macam, ya!

2. Bersikap santun

Bersikap santun

Image by 500px.com

Pada umumnya, dosen killer adalah dosen ‘senior’ yang sudah makan asam garam di dunia kampus dan per-mahasiswa-an.

Mereka paham betul dengan tingkah laku kita.

Saat menghadapi dosen killer, sebaiknya kita bersikap santun layaknya menghadapi orang tua.

Jika bersikap santun, kita menjadi diingat dan mendapatkan ‘tempat’ dihati beliau, lho..

3. Bertutur kata dengan sopan

Bertutur kata dengan sopan

Image by 500px.com

Ketika berinteraksi dengan dosen killer, kita tidak boleh berkata sembarangan.

Baik berinteraksi melalui via telepon, sms, dunia maya, dan saat bertatap muka.

Saat menghubungi via telepon, email, maupun sms, perkenalkanlah dirimu dengan baik dan sopan.

Bisa jadi sms-mu nggak kunjung dibalas gara-gara kamu kurang sopan, lho…

4. Aktif dan antusias di kelas

Aktif dan antusias di kelas

Image by 500px.com

Tunjukkan bahwa kamu antusias dalam berproses dan belajar baik di dalam kelas maupun di luar kelas.

Misalnya saja dengan aktif bertanya di kelas dan berkontribusi dalam kelompok.

Kamu juga dapat mengeluarkan pendapat dan ide-idemu saat pembelajaran berlangsung.

Bisa jadi, saat kamu aktif di kelas, namamu menjadi semakin diingat.

Bukan tak mungkin beliau menawarkan project-project-nya untukmu karena antusiasmu dalam belajar..

5. Membantu dengan tulus jika mengalami kesulitan

Membantu dengan tulus jika mengalami kesulitan

Image by 500px.com

Saat dosenmu mengalami kesulitan, jangan ragu-ragu untuk membantu beliau.

Misalnya saja menjadi operator komputer saat presentasi di kelas, membantu membawakan barang ketika sedang kerepotan, hingga membantu lancarnya proses pembelajaran.

Melakukan hal ini bukan berarti kamu bermuka dua, lho..

Selain bisa bermanfaat bagi orang lain, kamu juga bisa berpeluang untuk lebih dekat dengan dosenmu.

6. Jangan Buat Sensitif dan Baperan

Jangan Buat Sensitif dan Baperan

Image by 500px.com

Dosen killer yang pada umumnya dosen ‘senior’ terkadang mudah untuk baper (bawa perasaan).

Salah bicara sedikit saja terkadang menjadi sedikit masalah karena beliau yang sensitif.

Bisa-bisa kamu yang nggak merasa berbuat apa-apa jadi kena getahnya.

Biar nggak kena ‘getahnya’ jangan pancing-pancing beliau jadi sensitif, deh..

Jika bermanfaat, mohon like fb page kami ya!!

Dosen killer yang terlihat sangar sesungguhnya baik dan memiliki hati yang lembut, lho. Hanya saja, pembawaan mereka yang tegas seringkali membuat gemetar para mahasiswanya.  Kalau kamu sendiri pernah nggak menghadapi  dosen killer  di kampusmu? Bagaimana caramu untuk menghadapinya? Coba, ceritakan dikolom di bawah ini…

Komentar

comments

Leave a Reply