7 Cara Menghilangkan Mual Dalam 15 Menit Dengan Bahan Alami dan Aman

Gejala mual yang biasanya diikuti dengan muntah dapat dialami oleh siapa saja.

Penyebabnya pun beragam, mulai dari mabuk kendaraan, hamil muda, efek samping dari obat-obatan yang dikonsumsi, keracunan makanan, sakit, stres berat, kekenyangan, kekurangan protein, reaksi saat mencium aroma tertentu, hingga diare.

Selain itu, penyakit berat seperti serangan jantung, gegar otak, tumor otak, beberapa jenis kanker, dan bulimia juga dapat memicu timbulnya mual dan muntah.

Pada anak-anak sendiri, mual dan muntah biasanya lebih disebabkan karena keracunan makanan, alergi susu, mabuk kendaraan, kekenyangan, batuk, demam tinggi, hingga infeksi virus.

Dari banyaknya penyebab di atas, untungnya kita dapat menebak kira-kira apa penyebab sampai seseorang mengalami mual dan muntah, hanya dengan menengarai waktu kejadian saja.

Jika gejala mual muncul tak lama setelah waktu makan, maka bisa jadi penyebabnya adalah keracunan makanan, radang selaput lambung, maag, atau penyakit bulimia. Pada kasus keracunan makanan sendiri, reaksi mual kadang malah tidak langsung timbul, gejalanya bahkan bisa muncul setelah 8 jam kemudian.

Meski mual bukan merupakan gejala mematikan, namun bila seseorang muntah terus-menerus, hal ini dapat membuat tubuhnya mengalami dehidrasi. Kondisi ini tentu tidak dapat dibiarkan. Oleh karena itu, kita perlu tahu tentang bagaimana cara menghilangkan mual secara alami dalam waktu cepat.

1. Minum banyak air putih

Air putih dipercaya dapat membersihkan organ dalam tubuh. Oleh sebab itulah, beberapa orang menerapkan terapi minum air setelah bangun tidur. Saat gejala mual mulai muncul, biasanya seseorang enggan untuk makan atau minum apapun karena takut muntah.

Namun pada waktu itu, minum air justru dapat membantu meredakan mual. Tak perlu langsung menenggaknya sekaligus, Anda bisa minum sedikit demi sedikit secara bertahap, namun sering.

2. Hindari makanan berat

Bila mual sudah diikuti muntah, maka ada baiknya Anda tidak mengonsumsi makanan berat lebih dulu. Saat makanpun, lakukan dengan perlahan, dan hindari posisi langsung berbaring setelah makan. Jika aroma makanan panas/ hangat membuat mual, maka konsumsilah makanan dingin.

Beberapa makanan yang bisa dikonsumsi ketika mengalami mual adalah:

– Jus buah

Saat membuat jus buah, kurangi takaran gulanya karena minuman yang terlalu manis malah bikin eneg.

minuman jus alami aman

– Soda

Sudah bukan rahasia lagi kalau minuman berkarbonasi satu ini dapat meredakan mual, khususnya yang diakibatkan oleh mabuk kendaraan.

– Makanan tinggi serat dan protein

Kedua jenis makanan tersebut dapat membantu mencegah sekaligus mengendalikan rasa mual.

– Apel

Tekstur apel yang kaya air dan serat juga ramah bagi lambung sehingga dapat meredakan mual.

– Pisang

Beberapa orang justru merasa mual saat makan pisang, namun bila hal ini tidak terjadi pada Anda, maka jangan segan menangkis mual dengan makan pisang karena buah ini kaya serat dan juga air.

– Lemon

Kebanyakan orang berpikir karena rasanya yang asam, maka lemon termasuk dalam kategori buah asam. Padahal saat masuk ke dalam lambung, sifat lemon berubah menjadi basa, dan sifat ini tentu dapat mengimbangi tingginya asam dalam lambung. Oleh sebab itu, tak heran bila lemon disarankan untuk dikonsumsi oleh penderita maag akut.

– Mint

Segarnya permen mint tak hanya bisa dirasakan di lidah Anda, namun lambung yang mengalami gejala mual akan berterima kasih bila Anda mengonsumsinya.

– Kacang-kacangan

Seperti disebutkan di atas, salah satu penyebab mual adalah karena kurangnya asupan protein. Oleh sebab itu, untuk menghilangkan mual, konsumsilah kacang-kacangan seperti kacang tanah atau almond.

– Jahe

Rempah-rempah satu ini sudah teruji khasiatnya untuk meredakan mual. Konsumsilah wedang jahe atau ronde saat mual tiba. Anda juga boleh mencampurkan air jahe dengan madu atau perasan mint untuk menambah kesegaran.

– Kayu manis

Anda bisa mencampurkan bubuknya ke dalam air panas, atau menggunakan batang kayu manis sebagai sendok pengaduk teh. Minumlah 2x sehari agar mual segera hilang.

– Jeruk nipis plus garam

Tambahkan jeruk nipis dan garam ke dalam air soda untuk mengatasi rasa mual. Minumlah saat dingin (Anda boleh menambahkan es batu) karena minuman/ makanan dingin lebih ramah bagi penderita mual ketimbang makanan panas.

– Cuka dan madu

Larutan air hangat yang dibubuhi 1 sdt teh cuka dan beberapa sendok madu juga dapat meredakan mual dengan cepat dan aman.

– Cracker tanpa rasa

Bagi ibu hamil yang mengalami mual, cobalah untuk mengonsumsi beberapa kraker tawar sebelum bangun dari tempat tidur saat pagi hari, dan makanlah penganan tinggi protein sebelum tidur. Tepung yang merupakan bahan dasar pembuat kraker dapat menyerap kelebihan asam dalam lambung sehingga mengurangi mual.

Silahkan baca juga: Daftar makanan khas Jawa Barat yang harus Anda coba

3. Usahakan untuk santai sejenak

Biasanya orang yang mengalami gejala mual akan merasa tegang. Hal ini bisa menambah stres dan memperburuk mual yang dirasakan. Oleh karena itu, saat mual muncul, tarik nafas dalam-dalam agar tubuh dan pikiran lebih rileks. Anda juga bisa berjalan santai selama beberapa menit atau melakukan gerakan yoga sederhana agar mual segera hilang.

4. Selalu sediakan oralit

Oralit diciptakan untuk mencegah dehidrasi ketika seorang mengalami diare atau muntah.

Silahkan baca juga: 6 Obat mencret (diare) alami dengan ramuan tradisional

5. Duduk tenang saat makan

Guna mengurangi resiko mual, khususnya pada anak-anak, mintalah mereka untuk duduk tenang saat makan. Makan sambil beraktivitas seperti bermain atau berlari ke sana-sini juga dapat memicu munculnya mual.

6. Tips buat yang mabuk kendaraan

Pilihlah tempat duduk yang bisa memandang kaca depan dan jalan raya dengan jelas. Membaca atau menatap ponsel di perjalanan dapat memperparah mabuk kendaraan. Beberapa orang juga merasa mual saat mencium aroma wewangian mobil tertentu. Jika tak mungkin untuk mencopot wewangian tersebut, maka Anda bisa mencium aroma lain yang disukai, seperti minyak kayu putih, minyak angin, cologne bayi, dll.

7. Konsultasi dengan dokter

Slogan “bila sakit berlanjut, hubungi dokter” juga berlaku untuk gejala mual dan muntah yang berlangsung terus-menerus karena bisa jadi itu pertanda Anda sedang hamil atau mengalami sakit tertentu. Jika Anda sedang menjalani pengobatan, dan reaksi mual selalu mengikuti usai Anda minum obat, jangan segan mengonsultasikannya dengan dokter.

Anda juga harus waspada bila mendapati bercak darah pada hasil muntahan karena itu merupakan gejala adanya pendarahan dalam organ tubuh, bisa jadi karena ada tukak lambung, atau mungkin pecahnya pembuluh darah. Sedangkan warna muntah yang kehijauan juga menandakan adanya gangguan pencernaan karena cairan empedu yang ikut keluar. BIla hal ini sampai terjadi, jangan tunda lagi, segera hubungi dokter, atau kunjungi puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan secepatnya.

Kita sudah membaca ulasan tentang cara menghilangkan mual dengan cepat secara alami dan aman. Bila Anda memiliki pengalaman lain soal cara efektif menghilangkan mual, jangan segan membagikannya melalui komentar di bawah ini.

Jika bermanfaat, mohon like fb page kami ya!!

Daftar Pustaka: mediskus

Komentar

comments

Leave a Reply