Ternyata Makan Roti Setiap Hari Itu Bahaya

Mengonsumsi berbagai jenis makanan adalah karakter dasar dari perilaku dan kebutuhan manusia.

Ternyata, variasi jenis makanan itu juga baik untuk kesehatan karena semakin bervariasi pula nutris yang diperoleh oleh tubuh.

Namun, kebiasaan makan jenis bahan tertentu dipengaruhi oleh kultur setempat, misalnya mengonsumsi roti seperti dalam tradisi orang Barat dan India, yang juga akhir-akhir diikuti oleh kalangan kelas menengah Indonesia.

Roti sangat tidak aman untuk orang dewasa, terlebih lagi bagi anak-anak yang memiliki sistem pencernaan yang lebih rumit. Anda perlu tahu apa saja bahaya makan roti setiap hari, sebagaimana dilansir dari Boldsky.com:

1. Roti meningkatkan kadar gula dalam darah
Masalah ini sangat serius, terutama bagi penderita diabetes dan keturunannya. Mengonsumsi roti dapat meningkatkan kadar gula dalam darah. Roti mengandung amilopektin A yang meningkatkan kenaikan gula daerah.

2. Kecanduan
Mengonsumsi roti secara terus-menerus dapat mengakibatkan kecanduan. Laporan dari National Institute of Health Amerika Serikat, roti memiliki kandungan gluten yang dapat menimbulkan sensasi euforia, jika dikonsumsi secara teratur. Yang namanya kecanduan, itu buruk bentuk apapun.

3. Menghasilkan lendir
Roti dibuat dari gandum, barley, dan rye yang secara alamiah mampu membentuk lendir di dalam tubuh. Sebagai hasilnya, orang-orang yang sering mengonsumsi makanan berbahan dasar gluten seringkali mengalami masalah hidung dan paru-paru. Anda sering mengalami bengek yang lama? Bisa jadi karena terlalu banyak makan produk gluten.

4. Miskin nutrisi
Manusia seharusnya mengonsumsi makanan yang bernutrisi tinggi, tidak hanya untuk mendapatkan rasa kenyang saja. Roti mampu memberi rasa kenyang, tapi tidak bergizi. Mengonsumsi roti secara rutin dapat mengakibatkan kekurangan gizi pada anak-anak. Jadi, jangan konsumsi roti secara teratur.

5. Susah dicerna
Seperti disebutkan sebelumnya, roti memiliki gluten yang dihasilkan oleh gandum dan biji-bijian sejenisnya. Gluten sulit dicerna oleh tubuh. Jika dikonsumsi secara teratur, maka tubuh beresiko mengalami berbagai masalah kesehatan di kemudian hari. Tidak sedikit dari mereka mengalami sembelit dan gangguan perut lainnya. Resiko terburuk, gluten yang menghasilkan glukosa adalah makanan utama untuk zat-zat kanker.

Efek mengonsumsi roti memang tidak muncul dalam sekali atau dua kali makan. Gangguan parah akan muncul di masa yang akan datang.

Anda dapat mencegahnya dengan mengurangi konsumsi roti dan memvariasikan konsumsi karbohidrat Anda dengan makanan lainnya, seperti jagung, ubi jalar dan beras merah.

 

Penulis: Raihan

Jika bermanfaat, mohon like fb page kami ya!!

Blog: www.sinopsisfilmbioskopterbaru.com

Komentar

comments

2 Comments

Leave a Reply