14 Cara Menghemat Uang Untuk Anda Yang Terbiasa Boros

tips: cara menghemat uangTak seorangpun suka berada dalam kondisi bokek, apalagi di awal bulan setelah gajian. Tapi di saat sudah gajian, ada banyak sekali tawaran menarik dari berbagai merchant seperti mall, department store, maupun online shop yang seolah tak mau berhenti memanggil-manggil isi dompet kita.

Jika selama ini kita tergolong boros, dan ingin berhenti dari kebiasaan buruk tersebut karena tak ingin mengalami kantong kering setiap pertengahan bulan, maka simak beberapa saran praktis berikut.

1. Beli yang perlu saja

“Sayang kan lagi diskon nih, promonya banyak lho, udah free ongkir, beli 2 dapat 3 lagi.” Iming-iming iklan dan mudahnya berbelanja online saat ini memang dapat mendongkrak sisi konsumtif dalam diri seseorang.

Barang yang sebenarnya tak terlalu dibutuhkan malah dibeli, lalu ketika perlu uang untuk hal yang mendesak, sudah tak ada lagi ‘stok’ di ATM.

Agar tidak boros seperti di masa lalu, ada baiknya mulai saat ini, kita menetapkan hati dan tekad untuk membeli barang yang memang diperlukan saja.

2. Tidak perlu menimbun barang

Beberapa orang hobi menimbun barang di rumahnya. Sebenarnya hal ini tidak salah, namun bila bikin tongpes, maka kebiasaan menimbun stok barang di rumah secara berlebih patut dipertimbangkan ulang, khususnya untuk item yang tidak termasuk kebutuhan mendesak.

Alasannya? Salah satu yang mungkin tidak kita sadari adalah dewasa ini, selalu muncul inovasi baru dan itu seringkali lebih baik daripada produk lama.

Jika bulan ini kita sudah menimbun beberapa shampo aloe vera misalnya, mungkin saja bulan depan muncul inovasi baru dengan kandungan yang lebih lengkap seperti aloe vera dan madu.

Jadi daripada menyesal karena sudah menimbun produk yang kemungkinan dapat berinovasi terus-menerus ke depannya, cukupkan diri dengan yang ada sekarang.

3. Bawa bekal

Membawa bekal sendiri tak hanya lebih sehat karena kita yang mengolahnya sendiri, namun juga dapat menghemat pengeluaran karena pasti lebih murah jika dibanding dengan membeli di depot/ restoran.

Silahkan baca: Segudang Manfaat Baik Bawa Bekal Makanan

4. Catat tempat makan yang murah meriah

Akan tetapi bila tak mungkin bagi kita membawa bekal sendiri, jangan segan untuk mencari, mengingat atau mencatat, serta berlangganan di tempat makan yang enak sekaligus murah meriah.

5. Bagi jatah bulanan menjadi mingguan

Berapa gaji yang kita terima setiap bulannya, dan berapa yang ingin kita tabung? Tak perlu muluk-muluk lebih dulu, mari kita mulai dengan persentase yang kecil, sekitar 10-30%. Hal ini berarti tersisa 70% dana yang bisa kita pergunakan untuk berbagai kebutuhan bulan itu.

Misal gaji kita adalah 1 juta per bulannya, maka 700 ribu ada di tangan kita.

Namun jangan tarik seluruhnya dari ATM sekaligus pada awal bulan.

Sebaiknya tetapkan 4 hari dalam sebulan untuk mengambil uang. Setiap Senin misalnya, karena rata-rata ada 4 hari Senin dalam sebulan, maka setiap Senin tariklah uang 150-200 ribu.

Jika Senin pertama sudah 150 ribu, maka 200 ribu untuk Senin kedua, 150 ribu di Senin ketiga, dan 200 ribu untuk Senin terakhir. Anda bisa mengatur sendiri pengambilan dananya sesuai kebutuhan tiap minggu.

Anggap saja uang tersebut adalah uang saku selama 1 minggu, cukup tidak cukup, belajarlah mencukupkan itu. Dan kalau lebih, alokasikan dana untuk tabungan mini yang bisa dipergunakan kapanpun saat perlu.

Membagi pengeluaran bulanan menjadi lebih sempit ke jatah mingguan bahkan harian bila Anda lebih telaten, akan lebih memudahkan kita dalam mengatur pengeluaran.

Dan mengapa awal minggu yang disarankan untuk mengambil ATM?

Karena ketika weekend tiba, godaan untuk menghabiskan lebih banyak uang lebih besar. Bila jatah uang minggu itu sudah habis hanya untuk hangout di malam minggu, maka kita harus menjalani sisa minggu yang ada dengan ‘sengsara’.

6. Laundry atau cuci baju sendiri?

Tak semua orang suka atau setidaknya sempat mencuci bajunya sendiri. Agar lebih hemat, hindari memakai jasa binatu yang mematok harga per baju, sebaliknya gunakan laundry kiloan yang kini sudah menjamur di masyarakat.

Namun, tak ada salahnya jika kita juga mencuci baju sendiri, khususnya pakaian yang mahal/ berpotensi rusak bila di-laundry-kan. Sedangkan untuk pakaian rumah, sehari-hari, yang tidak mudah luntur, atau berat seperti jeans atau jaket, Anda bisa me-laundry-kannya.

7. Bila jaraknya dekat, jalan kakilah agar lebih irit dan sehat

Ketimbang men-starter sepeda motor untuk menuju ke tempat yang dekat jangkauan, berjalan kaki jelas lebih irit dan sehat. Bila cuaca sedang panas terik, bawalah payung atau topi.

8. Agar hemat kuota

Salah satu cara menghemat kuota adalah menjauhi warnet dan ‘mendekati’ tempat yang menyediakan sarana free wifi.

Alternatif lain adalah dengan memakai modem, atau memanfaatkan ponsel yang memiliki fasilitas portable hotspot.

Tentunya jika metode ini yang dipilih, kita juga harus bijak dalam memakai paket kuota yang ditawarkan berbagai layanan seluler. Selain memilih yang murah, kita juga harus tahu kapan waktunya download, dan kapan tidak.

Hal ini dikarenakan beberapa paket data membagi jatah kuotanya, lebih banyak di pagi-siang hari, dan hanya sedikit pada malam hari.

Jika kita berlangganan paket semacam ini, maka lakukan download pada jam di mana kuota sedang berlimpah.

Dan untuk membuka channel video semacam youtube misalnya, pilihlah pengaturan layar yang secukupnya karena tampilan HD hanya akan menyedot lebih banyak kuota.

9. Jangan alergi barang generik

Tak hanya obat, beberapa barang pun ada yang kualitasnya generik. Bila kantong memang pas-pasan, tidak perlu memaksakan diri membeli barang asli yang cenderung lebih mahal.

Asal mutunya bagus, serta pemakaian aman dan nyaman, tak ada salahnya membeli barang KW.

10. Manfaatkan waktu luang

Waktu adalah uang, oleh karena itu, waktu pun tak boleh dibuang percuma. Jika hobi kita bisa menghasilkan uang, mengapa tidak mencoba menekuninya? Coba dulu, baru tahu. Tidak perlu takut gagal karena siapa tahu justru kita berhasil.

Silahkan baca juga: Bisnis Tiket Online Masih Menjanjikan di 2016

11. Pakai kartu kredit seperlunya

Bila saat ini kita memiliki terlalu banyak kartu kredit karena dulu awalnya mendapat promo gratis, maka saatnya memangkas penggunaan kartu yang tak perlu.

Dan karena jenis kartu ini ‘berbahaya’, terutama saat dipakai berbelanja, maka tinggalkan saja di rumah bila memang sedang tidak dibutuhkan.

Gunakan kartu kredit ketika benar-benar diperlukan saja untuk menghindari hutang.

12. Teliti dan simpan barang dengan baik

Jangan lupa periksa tanggal kadaluwarsa saat membeli makanan atau produk lain seperti kosmetik misalnya.

Setelah itu, simpanlah dengan baik agar tak terbuang sia-sia sehingga mengakibatkan kita membeli yang baru sebelum waktunya.

13. Bandingkan ‘harga’

Kita mungkin sudah pandai dalam memanfaatkan momen diskon. Kita menunggu dan baru membeli sebuah barang saat ada potongan harga yang ditawarkan, namun bagaimana saat belanja online? Kita kerap terjebak dengan murahnya harga sampai lupa dengan ongkos kirimnya.

Ada barang yang lebih murah namun ongkos kirimnya mahal, namun ada pula yang harga barangnya lebih mahal, tapi ongkos kirimnya lebih murah.

Jadi mana yang akan kita pilih? Tentu yang total keseluruhan (baik harga plus ongkirnya) murah bukan?

rencanakan: cara menghemat uang

14. Rencanakan pengeluaran

Tips terakhir dan paling penting adalah selalu rencanakan dan bagi waktu pembayaran dengan bijak agar kita tidak keteteran pada satu waktu, misalnya minggu pertama untuk melunasi tagihan listrik serta membeli bensin untuk minggu itu, lalu minggu kedua baru membayar tagihan air, dan demikian seterusnya.

 

Siap katakan bye-bye pada hidup boros?

 

Jika bermanfaat, mohon like fb page kami ya!!

Daftar Pustaka: Cermati

Komentar

comments

One Response

Leave a Reply