Mengapa Blog Anda Perlu Tagline & Bagaimana Cara Membuatnya Dengan Tepat?

Apakah blog Anda miskin pengunjung? Sayang sekali, padahal mungkin Anda sudah berusaha keras untuk  menciptakan banyak konten berkualitas.

Hal ini memang bisa terjadi jika Anda mengabaikan 1 elemen penting, yaitu tagline. Tanpa adanya tagline yang tepat, pengunjung blog bisa bingung bahkan lari meninggalkan blog Anda. Lalu apa sih pentingnya tagline bagi sebuah blog?

Tanda pengenal..

Setiap orang, negara, kota, bahkan jalan raya sekalipun selalu memiliki identitasnya. Bila seorang asing berkunjung ke sebuah negara dan tidak mendapati penunjuk arah di daerah ia pergi, maka ia bisa nyasar. Begitu pula dengan pengunjung blog, tanpa adanya tagline, mereka tidak bisa mengenali tema besar dari sebuah blog.

Mengapa Blog Anda Perlu Tagline & Bagaimana Cara Membuatnya Dengan Tepat?

Penyusunan tagline yang kabur atau terlalu panjang juga dapat membingungkan pembaca. Dan saat kecewa, biasanya mereka tidak akan kembali lagi mengunjungi blog tersebut. Kesalahan blogger lainnya adalah mereka cenderung meniru tagline dari blog besar padahal itu belum tentu cocok dengan nama serta isi blog mereka.

Lalu bagaimana cara membuat tagline yang tepat?

  1. Mencerminkan topik

Jika nama blog tidak memberikan informasi yang jelas mengenai isi blog, maka kunci penjelasannya harus diletakkan pada tagline.

Contoh situs dengan nama yang mencerminkan topiknya dengan jelas adalah belimakandimana.com. Saat membaca nama tersebut, kebanyakan pembaca langsung tahu bahwa isi blog adalah mengenai tempat kuliner.

Pasalnya, kebanyakan blogger memakai nama pribadi sebagai nama blog-nya, dan bila itu terjadi, maka Anda jelas perlu menyertakan tagline. Sebaiknya tagline dibuat tidak terlalu panjang karena semakin pendek, maka kian mudah diingat. Umumnya tagline terdiri dari 7 kata, namun bisa kurang dari itu.

  1. Kenali target pembaca… secara spesifik

Hal utama yang ingin diketahui pembaca saat mengunjungi sebuah blog adalah apakah blog tersebut bisa menjawab kebutuhannya. Dan supaya bisa menjawab kebutuhan mereka, maka Anda perlu tahu siapa saja target pembaca Anda.

Apakah itu mereka yang perlu informasi mengenai tempat makan? Jika ya, maka buat lebih spesifik lagi karena setiap orang pasti perlu rujukan tempat makan. Mungkin sasaran Anda hanya mereka yang mencari tempat makan yang enak dan murah meriah saja, atau sebaliknya, restoran berkelas.

Penyempitan kelompok pembaca bisa mempermudah pembuatan tagline sehingga tepat serta akurat. Jika saat ini, Anda bahkan tidak tahu siapa sasaran pembaca Anda, maka mulailah memikirkannya. Dan tolong jangan katakan bahwa “semua orang” adalah target Anda. Tidak ada blog yang bisa sukses menjangkau semua kalangan sebagai pembacanya.

  1. Menunjukkan kepribadian penulis

Tagline juga merupakan pengeras suara dari gaya tulisan serta kepribadian seseorang, apakah penuh humor, santai, atau formal? Dan bila blog Anda tergolong formal sekalipun, usahakan untuk membuat tagline yang bernada menyenangkan, hindari yang bersifat sarkastik.

Lalu di mana sebaiknya tagline tersebut diletakkan? Di bagian awal/ atas sebuah blog, entah itu di bawah nama blog, atau bagian header image. Namun bila template blog tidak mendukung hal ini, maka Anda bisa memperbaiki template-nya, atau meletakkannya sebagai salah satu browser tab.

Keuntungan dari cara ini adalah membuat blog mudah dikenali search engine. Dan bila tagline blog sudah dipasang di header image sekalipun, tetap tak ada salahnya bila Anda menerapkan metode ala TMZ tersebut agar blog semakin dikenal oleh pembaca.

Jika bermanfaat, mohon like fb page kami ya!!

Jadi sudah siap mengiklankan blog lewat tagline yang tepat?

 

Komentar

comments

Leave a Reply