16 Aturan Agar Hasil Tulisan Mudah Dipahami Bahkan Oleh Bayi Sekalipun

Baiklah sebelum lanjut menulis, saya akui judul di atas agak terlalu lebai. Bayi memang belum bisa membaca, namun tidak mengapa kan bila saya memakai bayi sebagai gambaran dari pembaca dengan tingkat pemahaman yang (maaf) minim?

Harus diakui tidak semua pembaca blog kita adalah orang-orang dengan latar belakang pendidikan tinggi. Tidak semua pengunjung blog kita paham atau peduli arti kata transparansi, stagnasi, visualisasi, dan –asi-asi lainnya.

Jika demikian faktanya, maka kita pun harus menghargai perbedaan tingkat pemahaman tiap orang, yaitu dengan cara menulis sejelas mungkin hingga pribadi paling lugu sekalipun dapat memahaminya. Itulah tulisan yang berhasil karena bisa menjangkau semua target pembacanya.

Silahkan baca juga: Trafik blog meningkat drastis hanya dengan menggunakan konsep Bill Gates

Lalu apa saja aturan agar hasil tulisan mudah dipahami?

  1. Kenali target pembaca tulisan/ blog Anda.
  1. Pastikan topik yang diangkat lulus tes. Cara mengujinya adalah dapatkah topik tersebut dijelaskan dengan 1 kalimat singkat? Jika jawabnya tidak, maka mungkin tema tersebut kurang spesifik.
  1. Sejak mulanya, jadikan artikel mudah ditebak. Pastikan ada kaitan yang jelas antara judul dan kalimat pembuka. Bayangkan seperti ini, Anda sedang menonton sebuah film berjudul “Derita Putri Duyung”, namun adegan pertama dibuka dengan suasana perang di Jerman. Tidak nyambung bukan?
  1. Jangan berlebihan dalam memakai bold, italics, atau semacamnya. Artikel merupakan sarana komunikasi Anda dengan pembaca. Jika di dunia nyata, kita memakai bahasa tubuh dan nada suara untuk menekankan pesan yang disampaikan, tetapi hal itu tidak dapat kita lakukan di dunia blog. Meski memerlukan bold dan italics, namun jangan berlebihan saat memakainya.
  1. Tetap fokus. Bermain kata boleh untuk menghidupkan suasana membaca, namun jangan sampai membuat pembaca bingung sehingga tidak menangkap maksud kalimat Anda.
  1. Pengulangan itu baik. Jika pesan yang disampaikan benar-benar penting, tak mengapa untuk mengulanginya 2-3 kali. Bukankah Anda ingin agar pembaca tetap ingat pesan tersebut begitu mereka selesai membaca artikel Anda?
  1. Saat ingin menjelaskan sesuatu yang sulit, gunakan perumpamaan agar mereka yang membacanya mengerti, ya seperti perumpamaan bayi yang saya pakai di atas tadi.

16 Aturan Agar Hasil Tulisan Mudah Dipahami Bahkan Oleh Bayi Sekalipun

  1. Bagikan apa yang perlu mereka tahu, bukan semua yang Anda ketahui, lagi-lagi supaya artikel tetap on track.
  1. Memakai contoh soal yang jelas untuk membantu pembaca memahami maksud Anda yang mungkin sulit untuk diutarakan.
  1. Bahasa konkrit lebih baik daripada yang abstrak. Sebagai contoh, bahasa abstrak seperti “mengatasi kekerasan dalam rumah tangga” bisa diperjelas dengan “memegang tangan suami sehingga tidak memukul istri”.
  1. Tuliskan secara spesifik agar tidak ada ruang bagi ketidakjelasan. Contoh, ketimbang menulis “lakukan olahraga rutin”, Anda bisa memperjelasnya dengan “ lakukan aktivitas jalan cepat selama 30 menit selama 3x seminggu”.
  1. Tahu kapan harus mengeluarkan kata “mungkin”. Jika ingin memberikan ilusi atas kondisi pembaca seperti “mungkin blog Anda miskin peminat” tentu tak mengapa, namun bila berkenaan dengan informasi yang dibagikan, jauhkan kata “mungkin”. Bila Anda tidak pasti tentang suatu fakta, lebih baik jangan menulisnya.
  1. Memakai point atau numbering agar apa yang disampaikan tidak ruwet.
  1. Tulis secara berurutan, hindari membicarakan hal A, lalu lari ke B, dan kembali lagi ke A.
  1. Pastikan isi artikel jelas sehingga saat menyertakan link eksternal, jangan sampai itu terlihat lebih menarik ketimbang ulasan yang Anda buat.
  1. Tulisan membawa pembaca pada sebuah perjalanan, mereka perlu tahu kapan mereka akan sampai. Jadi jangan abaikan pentingnya kalimat penutup. Di dalamnya Anda bisa mengulang poin penting yang disampaikan, atau mengucapkan salam. Pastikan pembaca tahu langkah apa yang Anda inginkan setelah mereka selesai membaca.
Jika bermanfaat, mohon like fb page kami ya!!

Setelah membaca beberapa aturan di atas, kini saatnya untuk mempraktekkannya. Semangat!

Komentar

comments

Leave a Reply