Petualangan Menuju Dieng – Pesona Wisata Kebangaan Jawa Tengah

Dieng merupakan dataran tinggi yang sangat indah karena keindahan alamnya yang sangat asri dan adem untuk sekedar dinikmati dan dihirup. Dieng pegunungan yang berada di perbatasan Kabupaten Banjarnegara dan perbatasan Kabupaten Wonosobo Provinsi Jawa Tengah. Keindahan alam yang sangat disayangkan untuk tidak dinikmati sangat menarik wisatawan yang ingin sekedar bersantai dan mengisi berlibur karena kenampakan alam yang begitu luar biasa indahnya.

Hawa yang dingin menambah kesan yang luar biasa pesonanya yang merupakan kebanggaan Jawa Tengah. Menurut Sugiyanto dalam bukunya yang berjudul Pesona Wisata Kebangaan Jawa Tengah beliau mengatakan usaha mengembangkan kebiasaan dan kegemaran membaca, memperluas wawasan, meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap melalui baca buku dan mengunjungi tempat wisata perlu dilakukan untuk mempromosikan dan menjaga kelestarian.

Indonesia merupakan negara yang penuh dengan tempat-tempat yang menyimpan banyak sekali potensi pariwisata salah satunya Dieng yang berada di Provinsi Jawa Tengah. Pesona yang ditawarkan oleh Dieng ini merupakan salah satu daya tarik yang sangat mendukung program pariwisata nasional.

Disini banyak dijumpai berbagai objek wisata yang menawarkan keindahan alam, kekayaan budaya serta peninggalan budaya kerajaan masa lalu yang berwujud candi, serta kita patut jadikan sebagai pelajaran dalam menjalani hidup.

Saya sendiri merasa Dieng sangat menghinoptis saya ketika saya menginjakan pertama kali di Dieng. Sepanjang jalan menuju Wonosobo sampai masuk daerah Dieng saya sungguh takjub melihat pemandangan terasering, sayur-sayuran seperti kentang seledri wortel yang ditanam di sawah yang berada di kanan kiri jalan membuat saya kehilangan rasa capek karena menempuh jarak waktu kurang lebih selam 4 jam terbayar sudah dengan keindahan Dieng.

Satu yang menarik perhatian saya ketika ada bapak petani yang ke sawah dengan menggunakan pakaian lengan panjang, sarung dan topi yang menutupi telinga serta menggunakan jaket tebal. Adapun ibu petani menggunakan pakaian lengan panjang, bawahan menggunakan rok yang dari “jarit” kemudian juga “jarit” yang digunakan sebagai jaket untuk menghangatkan tubuh karena memang udaranya sangat dingin sekali menurut saya.

Wisata DiengUntuk mencapai dataran tinggi Dieng bisa melalui dua jalur, yaitu jalur Banjarnegara-Karang Kobar-Dieng yang berjarak 55 km atau jalur Wonosobo-Dieng yang berjarak 26 km.

Saya sendiri saat bersama teman seperjungan mengunjungi Dieng menggunakan jalur Banjarnegara dan dengan bantuan GPS. Perjalanan dari Wonosobo menuju Dieng ibarat membelah gunung.

Menanjak lalu menukik tajam dan nyaris tak ditemui jalan datar, saya sendiri merasakan itu karena saat akan ke “Menara Pandang” jalan utama yang kami lewati berkelok-kelok, kecepatan speedometer motor yang kami gunakan kurang lebih 20 km/jam.

Kanan dan kiri jalan dapat dilihat pemandangan alam yang dapat dilihat pemandangan alam yang mempesona yakni hamparan ladang pangan. Saat memasuki Dieng Plateu rasa lelah saya dan teman seperjuangan terbayar sudah dengan pemandangan yang sangat-sangat indah.

Sangat disarankan untuk berkunjung di musim kemarau. Bukan apa-apa, bila datang di musim penghujan biasanya kabut turun dan lumayan tebal dan jarak pandang terhambat karena kabut. Jalanan licin, menanjak dan berliku. Kalau memang sudah mahir dalam berkendara atau menggunakan jasa travel yang memang sudah biasa bolak-balik Dieng.

telaga warna dieng

Sumber img: piknikasik.com

Petualangan ke Dieng bersama teman seperjuangan dengan mengunjungi Candi Arjuna, Telaga Warna dan terakhir Kawah Sikidang. Untuk harga sangat terjangkau apalagi untuk anak-anak yang masih sekolah. Candi Arjuna menyuguhkan candi-candi yang tidak besar tapi banyak yang berdampingan dengan candi semar.

Kawah sikidang dieng

Sumber img: panduanwisatadieng.com

Jika bermanfaat, mohon like fb page kami ya!!

Telaga warna menyuguhkan telaga yang berwarna beda antara pinggir telaga dengan tengah telaga itu yang membuat sangat indah. Adapula kawah Sikidang yang mengeluarkan asap dan mengelurkan asap seperti bau belerang. Cukup lama berjalan antara parkiran sampai menuju lokasi kawah namun tidak sedikit pula banyak pedagang yang berjualan bunga yang cantik.

Komentar

comments

One Response

Leave a Reply