Tahukah anda? Sebagian dari pendaki gunung adalah perusak alam

mendaki gunung bersamaPada saat ini mendaki gunung bukanlah hobi yang langka lagi. Ada banyak sekali pendaki gunung yang setiap hari jumlahnya semakin bertambah. Namun dari sekian banyaknya pendaki gunung tersebut tentu tidak semuanya mendapat predikat pecinta alam. Melainkan sebaliknya adalah perusak alam.

Jika ditanya alasan-alasan mereka, ada berbagai macam alasan yang di berikan mengenai mengapa mereka mendaki gunung. Antara lain adalah ikut-ikutan teman, mau selfie dipuncak gunung, sekedar liburan atau memang pecinta alam sejati.

Silahkan baca juga : 5 Alasan mengapa pendaki gunung pantas jadi pacar kamu

Lalu, bagaimanakah seorang pecinta alam sejati  itu? Yang pastinya seorang pecinta alam akan selalu menyayangi dan menjaga lingkungan alam dengan baik.

Apa kah anda seorang pendaki yang mencintai alam? Jika iya, pastikan anda tidak melakukan beberapa hal berikut ini.

Buang sampah sembarangan –

Jika anda mendaki sebuah gunung, sudah dipastikan anda akan membawa sampah sampai ke atas puncak. Oleh karena itu, pastikan anda membawa kembali sampah anda dan tidak meninggalkan satupun sampah di sekitar gunung.

Jika anda membawa kantong sampah, anda juga bisa memungut sampah yang anda lihat sebagai perwujudan bahwa anda adalah seorang pecinta alam.

sampah ranu kumbolo by nurulaneh

Sampah di ranu kumbolo, pic by nurulaneh

Sampah di gunung gede, pic by xplorewisata

Sampah di gunung gede, pic by xplorewisata

Menebang pohon –

Ada juga pendaki yang menebang pohon-pohon kecil untuk membuat sebuah tongkat atau untuk suatu hal yang tidak terlalu bermanfaat. Hal itu dapat menyebabkan gundulnya hutan gunung. Untuk itu pastikan anda tidak menebang pohon apapus selama dikawasan gunung. Jika anda menginginkan sebuah tongkat, carilah kayu yang sudah mati atau ranting yang sudah patah.

Mencoret atau mengukir nama –

Ada pendaki yang ingin meninggalkan jejak mereka dengan mencoret-coret batu, mengukir pohon , dsb. Karena mereka ingin dianggap orang yang bersejarah yang pernah pergi kesana. Tentu saja hal ini dapat merusak keindahan lingkungan dan harus anda tiadakan.

Mencuri (vandalisme) –

Tak sedikit juga para pendaki yang berniat untuk mengambil sesuatu diatas sana yang mereka anggap itu sebagai oleh-oleh, untuk pamer manandakan mereka seorang pendaki atau bahkan ada yang berniat untuk dijual. Semua hal itu tentu saja menjadi hal yang tidak terpuji bagi seorang pendaki dan dapat mengancam ekosistem.

Berhubungan dengan lawan jenis –

Boleh-boleh saja jika anda mendaki dengan sang pacar. Tetapi ada attitude yang harus anda jaga dan anda hormati selama anda mendaki gunung. Jangan sampai anda melakukan tindak asusila yang dapat merusak pemandangan, mengganggu pendaki lainnya dan bahkan dapat mendatangkan bala bencana karena anda tidak menghormati alam.

Buang kotoran sembarangan –

Gunung bukanlah toilet atau WC umum dimana anda tidak diperbolehkan untuk membuang kotoran sembarangan. Baik itu sekedar kencing ataupun buang air besar. Carilah tempat yang dekat dengan mata air atau menggali sebuah lubang.

Itulah hal yang tidak boleh anda lakukan selama mendaki sebuah gunung, memang ada banyak sekali aturan untuk sesuatu hal yang lebih baik. Satu-satu nya hal yang boleh anda curi dari atas sana adalah jepretan foto.

Jika bermanfaat, mohon like fb page kami ya!!

Sebagai seorang wisatawan ataupun seorang pendaki, menjaga alam sudah menjadi tanggung jawab kita. Diperlukan kesadaran dan pemahaman yang baik bagi seorang pendaki, penjagaan dari pengelola lokasi dan aturan hukum yang tegas oleh pemerintah agar alam Indonesia bisa tetap terjaga hingga bisa dinikmati oleh anak dan cucu kita. Setuju?

Komentar

comments

Leave a Reply