Sudah benarkah shalat anda? Bagaimana cara shalat yang benar dan sesuai sifat shalat nabi?

Apakah anda orang yang rajin shalat lima waktu dan sunnah? apakah anda orang yang rajin melakukan zakat, dll? Tapi, dari sekian banyak amal ibadah yang dilakukan. Ada hal yang paling wajib yang kita kerjakan setiap hari, yaitu shalat lima waktu.

Dari waktu kecil, kita diajarkan shalat oleh orang tua dan juga guru agama kita mengenai cara berwudu, cara shalat dan bacaah shalat. Hal itu terus kita lakukan sampai beranjak dewasa bahkan sampai ke hari tua.

Didalam agama, kita hanya diperbolehkan mengikuti tata cara beribadah melalui dua sumber. Yaitu dari hadist dan Al Qur’an. Dalam ibadah shalat kita akan banyak merujuk kepada sunah – sunah Nabi Muhammad S.A.W. Karena salah satu ciri-ciri shalat yang diterima itu adalah harus mengikuti sunah Nabi.

Tapi mengapa pada saat ini kita melihat ada banyak tata cara shalat yang berbeda, bukankah kita wajib mengikuti rasul. Dan rasul kita hanyalah satu, yaitu Nabi Muhammad S.A.W.

Jika kita ditanya kepada diri kita masing-masing, kita pasti mempunyai alasan masing-masing yang menurut kita benar. Seperti; saya diajarkan begitu sejak dari kecil, saya diajarkan oleh Ustad atau guru saya, saya mengikuti orang di sekeliling saya. Dan masih banyak alasan lainnya.

Silahkan baca juga : Dakwah sirriyah Nabi Muhammad saw di Mekah

Dan jika ditanya tentang kebenaran tata cara tersebut, banyak yang tidak bisa membuktikan tentang kebenaran tata cara sholat yang mereka lakukan. Banyak dari kita yang sudah merasa benar dengan kebiasaan nya tersebut. Padahal kita diwajibkan untuk mengetahui hukum-hukum atau dalil-dalil tentang amal ibadah yang kita kerjakan.

Seperti cara takbir yang benar, bagaimana cara kita mengangkat tangan? Mana dalilnya atau perintah nya didalam alqur’an?

Masjid biru turki izmir - cara shalat yang benar

Pixabay.com : Masjid biru turki izmir

Bagaimana cara shalat yang benar?

Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mempelajari cara shalat yang benar agar shalat kita diterima. Bisa melalui buku, hadist dan bertanya kepada para ahli.

Hal yang perlu kita lakukan adalah, belajar dan belajar. Kita harus bisa membuka pikiran terhadap hal-hal yang belum pernah kita ketahui. Namun kita juga harus kritis terhadap hal-hal yang kita anggap baru atau pun aneh. Misalnya kita belajar gerakan shalat dari sebuah buku. Kita harus buktikan cara-cara tersebut adalah benar. Dengan cara mencari dalil-dalilnya, siapa yang men sahih kan dalil itu dan bertanya kepada orang yang lebih memahami tentang hal tersebut.

Kita tidak boleh hanya menerima apa yang sudah ada tanpa tahu tentang kebenarannya. Bahkan, orang yang sudah berusaha mencari pun dibingungkan juga dengan pendapat ulama-ulama yang berbeda.

Silahkan baca juga : Langkah dakwah Nabi Muhammad saw di Madinah

Namun jika anda menemukan hal serupa tentang adanya perbedaan pendapat antara para ulama. Anda harus memilih hal yang mempunyai bukti paling banyak dan yang paling anda yakini.

Jika bermanfaat, mohon like fb page kami ya!!

Semoga artikel kali ini bisa mengingatkan kita semua untuk mau membuka diri dan mempelajari tata cara shalat yang benar.

Komentar

comments

Leave a Reply