Rokok VS Naik Haji dan Qurban! Pilih mana?

Indonesia sangat berkembang dengan penggunaan teknologinya, ditambah pengguna internet di Indonesia semakin hari semakin bertambah. Jika ada sebuah berita, maka akan cepat terebar ke seluruh penjuru Indonesia.

Beberapa saat lalu para netizen dan beberapa masyarakat Indonesia dihebohkan oleh sebuah pernyataan dari seorang pejabat negara setelah melakukan surveinya. Dimana pernyataannya tersebut sangat menuai kontroversi dari beberapa kalangan awam. Dimana twits nya seperti berikut:

rokok vs naik haji dan qurban

sumber gambar: news.fimadani.com

Pernyataan diatas mendapat mendapat kritikan pedas dari beberapa masyarakat namun ada juga yang mendukungnya. Tapi banyak para ahli agama dan masyarakat yang paham agama tidak menanggapi pernyataan tersebut, karena hanya akan membuang-buang waktu mereka saja berbicara mengenai haji dengan orang yang tidak paham dari makna naik haji tersebut.

Silahkan baca juga : Mekkah Berduka

Pada twits tersebut menyatakan ibadah haji menghabiskan dana setiap tahunnya sebesar 30 trilliun sebaiknya dialihkan untuk mensejahterakan masyarakat Indonesia. Bisa membeli 600 ribu rumah, membangun jalan dan membangun prasarana publik lainnya. Tapi, apakah dana sebesar 30 trilliun itu diambil dari kas negara? Tentu saja bukan, banyak umat islam yang berjuang mengumpulkan uang bertahun-tahun untuk menunaikan ibadah yang sangat mulia ini.

Banyak sekali tanggapan-tanggapan super dari para netizen yang berkomentar mengenai hal ini. Seperti “DPR sama pemerintah tidak usah di gaji uangnya buat pembangunan rakyat, how?” atau “Kan mau ibadah? Itu uang mereka yang dikumpulin bertahun tahun. Dikira minta sama pemerintah apa?” Dan masih banyak komentar super lainnya yang muncul dari netizen untuk menanggapi hal ini. Itu adalah beberapa pernyataan logis saja yang keluar dari netizen, karena itu tidak lah perlu ahli agama untuk menanggapi hal ini.

Namun sebelum anda ikut berkomentar, marilah kita hubungkan dengan topik kita saat ini, yaitu “Rokok VS Naik Haji dan qurban” adalah sebagai berikut:

– Ada ulama yang mem fatwatkan rokok itu haram dan ada pula yang makruh.Namun, seorang perokok yang menghabiskan satu bungkus setiap hari, kira-kira memakan biaya enam juta dalam setahun dan 500 juta jika merokok selama 40 tahun.

– Ibadah kurban sangat dianjurkan, “sunah muakad”. Harga seekor kambing atau 1/7 sapi lebih kurang 2.5 juta. Jika seribu orang perokok ditanya, apakah rutin atau pernah berkorban setiap tahun?

– Ibadah haji wajib hukumnya bagi yang mampu sekali seumur hidup, biaya pada saat ini lebih kurang 40 juta. Jika ditanya kepada seribu perokok? apa jawabannya?

– Dalam surat an-Nisa ayat 9. Umat islam wajib, jika meninggal mempersiapkan generasi yang kuat. Kuat iman, kuat aqidah, kuat ekonomi. Tinggi pendidikannya, prima kesehaannya. Dan jika bertanya kepada seribu perokok lagi, apakah semua anak-anaknya sampai ke jenjang sarjana?

Semoga hal-hal diatas dapat membuka mata kita semua untuk lebih bersemangat ber qurban dan menunaikan haji. Mari siapkan niat dan take action sekarang juga.

Jika bermanfaat, mohon like fb page kami ya!!

Referensi: Majalah mesjid jum’at 4/9/2015.

Komentar

comments

Leave a Reply