Euforia Bon Jovi

Bon Jovi

http://img09.deviantart.net

Kadang selera musik masyarakat Indonesia, khususnya di Indonesia tidaklah gampang untuk ditebak. Tapi yang sudah pasti terjadi adalah semua penyanyi yang menggelar konser di Jakarta pasti ludes tiketnya. Begitu juga yang terjadi pada konser yang digelar malam ini di GBK.  Berbagai euphoria menandakan publik Jakarta haus akan konser musik berkualitas.  Dimulai dengan berdebarnya promotor atas pelaksanaan konser, website palsu yang menjual tiket palsu sampai terkecoh antrian pun dialami penonton serta kepadatan disekitar Senayan pun mewarnai jelang konser Bon Jovi.

Promotor konser Bon Jovi mungkin agak berdebar ketar ketir apakah Bon Jovi yang sudah terjadwalkan konser di Jakarta 11 September 2015 ini akan terlaksana? Pasalnya, 2 hari selang konser di Jakarta, Bon Jovi terjadwal manggung di Tiongkok.  Apa mau dikata, konser batal tanpa alasan yang jelas. Akan tetapi alasan sebenarnya terungkap seperti yang dikutip Washington Post bahwa tahun 2011, Bon Jovi manggung dengan latar belakang foto Dalai Lama.  Ketar ketir lainnya adalah berlatar belakang dengan konser Maroon 5 yang juga dibatalkan di Jakarta karena bertepatan atau berdekatan dengan perayaan Idul Adha. Siapalah yang bisa menebak jadi atau tidaknya suatu konser kecuali Tuhan dan yang bersangkutan. J

Lepas dari ketar ketir promoter, deg-deg an dan perasaan marah kecewa pun dialami sejumlah calon penonton yang tertipu membeli tiker melalui sebuah website palsu penjual tiket konser. Penyebabnya antara lain adalah karena website tersebut berada pada urutan pertama kata kunci Konser Bon Jovi. Sejumlah orang melapor dan sedang diselidiki Polda Metro untuk melacak alamat IP pembuat situs tersebut.  Dianggap sebagai kasus yang serius, para pelapor diharapkan bersabar selama proses penyelidikan karena pihak berwenang berjanji akan mengusut dan menangkap pelaku.

Mungkin karena terlalu gembira, seorang calon penonton hampir masuk ke dalam antrian Gojek yang sama-sama berada di dalam area GBK. Semula ia menyangkan antrian masuk konser, tapi ketika melihat spanduk yang dipajang, langsung terbirit malu. Selain itu kepadatan pun tidak bisa dihindari.  Kepadatan arus lalu lintas sudah terasa dari pukul 3 sore ini berlanjut dengan semakin dekatnya waktu dimulainya konser. Seorang calon penonton harus menempuh waktu hingga 2 jam untuk sampai ke kompleks GBK.

Penggemar yang tidak punya kesempatan menonton pun banyak yang curhat via meme. Dari yang menyindir dengan membandingkan dengan produk sambal sampai dihubungkan dengan hari raya Qurban. Kenyataannya, Konser Bon Jovi sendiri dikawal satuan pengamanan sebesar 4.000 orang. Jumlah yang fantastis untuk sebuah konser.  Tentunya promoter bisa tersenyum dan bernapas lega karena mereka menyatakan konser BonJovi ditonton lebih dari 40.000 orang di GBK.  Kurs dollar 15 ribu? Ga masalah! J

Komentar

comments

Leave a Reply