Solo Travelling? Siapa Takut

Solo Traveling

flickr.com

Dunia bagaikan sebuah buku. Travelling membawa manusia ke halaman demi halaman buku yang berisi tentang berbagai cerita dan kehidupan. Seringkali, kita kesulitan untuk mencari teman seperjalanan atau kita ingin bepergian sendiri atau solo travelling. Nah berbagai keasyikan bisa dinikmati saat solo travelling

Hanya mengurus Diri Sendiri
Bisa dibayangkan kerepotan yang terjadi jika bepergian dengan banyak orang atau rombongan. Selain saling tunggu, pergi rombongan kadang tidak nyaman karena banyak hal yang mesti diurus. Berbeda dengan solo travelling, kita hanya mengurus keperluan kita sendiri. Bahkan dalam segi kepraktisan, barang-barang yang dibawa pun bisa diatur sesuai dengan itinerary sendiri.

Tidak terikat
Melihat tempat menarik tapi tidak ada dalam rencana/ kamu bisa begitu saja mengunjunginya tanpa ada keterikatan apapun alias bebas. Tidak harus terikat dalam agenda perjalanan yang padat tapi tak bermakna. Dengan travelling sendirian, ketika kamu suka spot tertentu, kamu bisa berlama-lama tanpa ada jam kapan bisa berakhir. Namun, perlu dingat factor keselamatannya. Ikuti kata hati kamu, apakah lanjut atau pindah ke spot berikutnya.

Melatih Kemampuan Komunikasi
Mau tidak mau kamu harus menjalin komunikasi dengan orang sekitarnya, khususnya warga lokal. Kemampuan ini dibutuhkan saat buth informasi tentang tempat-tempat menarik dan baru yang belum dipublikasikan.

Cerita-cerita Seru
Kalau travelling dengan biro perjalanan, semua akan terlihat mapan, tapi travelling solo menyimpan cerita-cerita seru tak tak terduga, misalkan keseruan tinggal di rumah warga lokal atau menikmati proses memasak dan menyiapkan makanan sesuai adat tertentu.
Kadang kesulitan solo travelling adalah mengambil foto sendiri. Alternative yang bisa dilakukan yaitu meminta tolong sesama travelers atau menggunakan tongsis. Nah, berikut adalah tips yang bisa kamu lakukan ketika akan mengambil foto:
1. Fungsikan Timer pada Kamera dan gadget anda
Timer sangatlah berguna jika kamu melakukan solo travelling. Biasanya kesulitan yang ditemui adalah tidak bisa menangkap gambar utuh beserta tempatnya. Beberapa aplikasi unduhan dapat melakukan itu. Perhitungkan waktu dan jarak antara hp kamu dan tempat mengambil gambar. Klik, berlari dan siap berpose.

2. Screenshoot
Gunakan video dan slow motion mode pada gadget kamu. Telitilah hasil video yang diambi, dan pause pada bagian yang dianggap menarik. Tarik menu screenshoot dan lakukan penyuntingan dan jadilah hasil foto.

Jika bermanfaat, mohon like fb page kami ya!!

3. Selfie menggunakan Tongsis
Walaupun ada banyak tempat wisata yang melarang tongsis, ada baiknya melakukan selfie sesuai dengan aturan dan kaidah keselamatan. Carilah latar belakang yang memang menunjukkan dimana kamu saat itu dan jangan hanya tampilkan wajah kamu yang tidak ada bedanya satu tempat dengan tempat lain.
Jadi, siapkan tiket, ransel dan bersiaplah untuk solo travelling?

Komentar

comments

2 Comments

Leave a Reply