Ini Caranya Menghemat Air Di Musim Kemarau

kekeringan Indonesia

https://id.wikipedia.org/

Kemarau menimbulkan berbagai bencana dimana-mana. Daerah-daerah yang berpotensi kekeringan tidak dapat menemukan air lagi. Adapun kemarau panjang ini adalah akibat dari perubahan cuaca El Nino.

Selain itu kemarau menyebabkan beberapa daerah mengalami gagal panen. Pemerintah berupaya memecahkan masalah kekeringan dengan mencoba menciptakan hujan buatan. Namun, mengingat biaya yang sangat mahal, hujan buatan harus di rencanakan dengan sebaik-baiknya.

Daerah yang terkena kekeringan diantaranya daerah Gunung Kidul dan Kulon Progo. Tidak bisa ditemukannya lagi mata air, membuat para petani tidak bisa mengairi sawahnya. Untuk yang mempunyai uang, warga harus membeli air diluar kebutuhan pokok, sehingga sangat memberatkan ekonomi keluarga. Yang lebih memprihatinkan lagi beberapa warga harus berjalan berkilometer hanya untuk mendapatkan sejumlah air.

Tak Pelak lagi musim kemarau menimbulkan kesusahan dalam memenuhi kebutuhan air di rumah tangga. Air Tanah menjadi menurun kualitasnya, terutama pada rumah tangga yang menggunakan air untuk keperluan mandi-cuci-kakus (MCK). Banyak sumber air menjadi kering dan mengganggu aktivitas anggota rumah. Oleh sebab itu beberapa hal dibawah ini perlu dilakukan agar air tetap mengalir di musim kemarau:

  1. Selalu memeriksa keran

Periksalah keran yang ada dirumahmu, diwastafel, kamar mandi ataupun garasi. Kemungkinan anak-anak selalu tidak rapat menutupnya. Percaya atau tidak, air bisa dihemat lebih dari 6 liter per hari. Jika kamu menemukan keran yang bocor atau kendor, segeralah perbaiki.

  1. Memberikan Waktu terbatas bagi anak untuk Mandi

Jangan memberikan waktu untuk anak mandi terlalu lama. Kecenderungan untuk bermain dengan air dan membuang-buangnya sangat besar. Katakana kepada anak anda bahwa kalian sedang dalam usaha menghemat air, oleh karena itu penting bagi mereka untuk punya waktu tidak terlalu lama.

  1. Ganti Cara Mandi

Jika sebelumnya anda menggunakan shower untuk mandi, sekarang carilah wadah untuk menampung air. Shower mengeluarkan air dengan jumlah yang tidak sedikit. Selain itu untuk keperluan lain, kamu cukup menggunakan air yang sudah ditampung. Selain menghemat air, kamu juga punya persedian air yang lumayan jika air mati.

  1. Menyiram Tanaman di dalam wadah penyiram Tanaman

Apakah kamu biasa menyiram tanaman langsung dari kran air? Mulai dari hari ini, cobalah menampung air di dalam tempat penyiram tanaman, sehingga air yang akan dipakai bisa terprediksi dan terarah.

Jika bermanfaat, mohon like fb page kami ya!!

Meskipun demikian, warga saling membantu daerah-daerah yang kekeringan seperti yang dikutip liputan6, relawan Rumah Zakat memberikan bantuan berupa 35.000 liter air bersih untuk kebutuhan sehari-hari warga. Para relawan memberikan donasi dalam bentuk air di daerah sekitar arcamanik Bandung. Rumah Zakat mengajak para masyarakat yang beruntung untuk memberikan donasi sehingga dapat menyumbangkan air bagi daerah yang membutuhkan.

Komentar

comments

Leave a Reply