Aurel dan Krisdayanti Saling Menghapus Postingan. Tanda Perdamaian?

Krisdayanti

Sosial Media sudah menjadi bagian dari manusia urban. Awal kemunculan sosial media dimaksudkan untuk meperbanyak teman dan menghubungkan lebih banyak manusia dalam satu media. Tetapi, kondisi saat ini sangat berbanding terbalik dengan tujuan awal media sosial tersebut. Hal ini terjadi pada banyak public figure di Indonesia yang mengumbar ranah pribadi ke dalam media sosial.

Ditengah-tengah keceriaan pesta 17 tahun Titania Aurelie Nurhermansyah di sebuah kelab mewah di kawasan Kemang ternyata menyimpan kesedihan mendalam bagi remaja putrid cantik hasil pernikahan Anang Hermansyah dan Krisdayanti ini. Bercerai di tahun 2009 dengan serangkaian drama, kini kedua anak mereka berada pada asuhan Ashyanti dan Anang.

Perseteruan Krisdayanti (KD) dengan anak-anaknya sendiri di mulai dengan sindir menyindir dan berkomentar di sosial media sangat mencuri perhatian khalayak di dunia maya. Hal tersebut bermula ketika Aurel merasa sangat dikecewakan oleh sikap sang ibu yang tidak hadir saat ulangtahunnya yang ke 17. Melalui akun Instagramnya, Aurel mencurahkan semua perasaannya, termasuk kekecewaan yang mendalam yang dimulai ketika perceraian kedua orangtuanya dimulai. Dalam curhatannya, sudah 5 bulan lamanya dia tidak berjumpa dengan KD yang dilarang suami barunya,Raul Lemos, untuk bertemu dengan anak-anak kandungnya.
Berbagai tanggapan pun bermunculan, mulai dari yang pro dan kontra bahkan banyak hujatan untuk kedua belah pihak yang semakin memperburuk keaadan.

Tanggapan positif datang dari Psikolog berpengalaman Roesmini Agoes Salim. Seperti dikutip pada Kompas.com, Rose bertutur bahwa curahan hati semestinya dicurahkan pasa tempatnya, bukan si sosial media yang bisa melibatkan banyak orang yang tidak berkepentingan. Rose juga menambahkan bahwa keduanya harus berhenti untuk membuat postingan dan berkomentar diberbagai media. Lebih baik lagi kalau kedua pihak saling menghapus postingan yang sudah terlanjur di publikasikan karena bisa menimbulkan pemahaman yang berbeda-beda.

Rose juga menyarankan agar Aurel dan KD mencari waktu yang tepat untuk bertemu muka untuk saling membicarakan hal-hal yang mengganjal diantara mereka, bukan di ranah publik. Dengan begitu, masing-masing akan mengetahui harapan dan permintaan yang bisa memuaskan keinginan keduanya. Beliau juga menyarankan agar setiap orang bisa mengontrol emosi ketika posting di media sosial.

Di lain kesempatan, Anang dan Ashyanti enggan berkomentar tentang hal ini. Publik menilai sikap keduanya sangatlah tepat sehingga suasana tidak semakin keruh.

Rupanya saran dari Psikolog terkenal tersebut didengarkan oleh Aurel dan KD dengan pernyataan dari Aurel yang sudah menghapus postingan bahkan dia pun mengunggah foto-foto masa kecil mereka bersama ayah dan ibu kandungnya. Hal senada dilakukan KD dengan sedikit berkomentar bahwa pada dasarnya KD mencintai kedua anak kandungnya tersebut apapun keadaannya.
Mudah-mudahan ini adalah isyarat perdamaian dari keduanya. Semoga.

Komentar

comments

Leave a Reply