Sisi positif dan negative kegiatan MOS,MOPD,OSPEK

MOS / MOPD / OSPEK biasanya diselenggaran di setiap sekolah maupun universitas pada awal tahun ajaran baru. Belakangan ini, kegiatan tersebut hangat di perbincangkan oleh masyarakat dan media. Ada yang terdengar buruk dan ada juga yang terdengar baik.

Untuk itu perlu kita ketahui apa sih sebenarnya tujuan dari kegiatan mahasiswa atau siswa baru ini. Di beberapa tempat kegiatan ini sangat dijaga ketat oleh pihak sekolah atau kampus karena sudah ada kejadian-kejadian yang tidak menyenangkan dan bahkan memakan korban. Namun di tempat lain kegiatan ini diterima dengan baik karena mempunyai sisi positif dan berguna bagi siswa baru atau mahasiswa baru.

Bagaimana dengan mahasiswa atau siswa baru itu sendiri, setiap mereka mendengar kata-kata ospek/mos, apa yang ada di pikiran mereka? Bersemangat, senang, malu, menakutkan atau banyak perasaan lain yang mereka rasakan. Namun lain dengan panitia penyelenggara, jika mereka akan menyelenggarakan ospek kebanyakan dari mereka merasa senang. Karena adanya hiburan baru, rasa senioritas atau merasa lebih tua, berkuasa atau hari pembalasan. Dengan berbagai alasan tersebut, marilah kita lihat sejenak.

Sisi positif dan negative kegiatan MOS,MOPD,OSPEK

Sumber : en.wikipedia.org

Beberapa sisi positif dari kegiatan MOS, MOPD, OSPEK

  • Peserta bisa mendapat gambaran dari kakak kelas mengenai institusi, organisasi, fakultas atau jurusan yang ada di sekolah baru mereka.
  • Peserta mos atau ospek bisa belajar mengenai kedisiplinan, karena mereka harus berangkat lebih pagi dengan tugas-tugas yang telah di tentukan. Jika mereka terlambat mereka akan mendapat hukuman.
  • Peserta bisa mengenal teman-teman barunya denagn lebih cepat, entah itu karena satu kelompok atau sama-sama mendapat tugas ataupun sama-sama mendapat hukuman. Mereka biasanya akan lebih leluasa bercerita dengan teman seperjuangannya.
  • Dengan kegiatan ini mereka pun bisa mengenal kakak kelasnya, akan ada banyak keuntungan yang akan didapat oleh mahasiswa baru ini. Mulai dari sebagai tempat bertanya tugas, meminjam buku, tugas akhir atau masih banyak manfaat laiinya. Biasanya di perguruan tinggi mereka wajib meminta beberapa tanda tangan seniornya.
  • Dengan atribut yang aneh-aneh alias memalukan mereka bisa meninggalkan sifat gengsi mereka, karena semua nya disamakan dan tidak ada perlakuan khusu dari panitia.
  • Terakhir mereka akan dapat pelajaran mengenai cara kerja tim yang baik, bagaimana membangun kelompok yang solid yang nantinya akan diperlukan saat belajar maupun di dunia kerja.

Mungkin masih ada lagi sisi positifnya. namun dibalik itu semua ternyata ada juga sisi lain dari kegiatan ini, sisi yang terbukti buruk dan tidak pantas untuk dilakukan. Yaitu:

Beberapa sisi negativ dari MOS, MOPD, OSPEK

  • Adanya kekerasan di dalam instansi sekolah atau kampus yang dilakukan oleh panitia, dunia pendidikan yang harusnya anti militerisme di terima begitu saja oleh beberapa pihak.
  • Adanya tekanan atau bentakan yang diterima oleh peserta yang menjadikan mental mereka menjadi buruk atau merasa dendam dan sangat tidak baik untuk kedepannya.
  • Atribut yang terlalu aneh dan macam-macam menjadi tidak wajar karena merupakan suatu pemborosan juga tidak bermanfaat.
  • Mempermalukan dan peserta terlihat seperti orang gila merupakan pembodohan yang berdampak buruk bagi psikologis siswa atau mahasiswa.
  • Hukuman yang asal-asalan dan tidak ada tujuannya, hukuman ditujukan agar peserta lebih disiplin atau menjadi lebih baik, namun banyak hukuman yang hanya mengandalkan kekerasan dan tekanan mental.
  • Senior merasa lebih berkuasa dan bahkan ada yang berniat balas dendam karena diperlakukan oleh angkatan sebelumnya. Sekolah bukanlah rimba, melainkan tempat yang sangat baik untuk menuntut ilmu.
  • Adanya perlakuan-perlakuan yang buruk atau pelecehan seksual yang bisa menjadikan trauma yang buruk.
Jika bermanfaat, mohon like fb page kami ya!!

Intinya suatu kegiatan di dalam dunia pendidikan haruslah bersifat membangun, membangun dalam hal yang positif. Baik itu membangun percaya diri, membangun disiplin, membangun harga diri, sosial, teamwork, mandiri dan memotivasi. Sehingga mereka akan lebih bersemangat dan dan confidence dalam belajar. Dinegara-negara maju juga ada kegiatan yang mirip dengan ini, mereka dipersilahkan memperkenalkan diri dengan baik, menunjukan kelebihan-kelebihan mereka, berdiskusi mengenai pendapat-pendapat mereka mengenai ilmu pengetahuan dan ilmiah. Ada juga kegiatan fisik, tapi bukan kekerasan. Fisik tetapi sangat fair. Sepertinya kita harus memperbaiki beberapa-beberapa kesalahan OSPEK / MOPD / MOS di negara kita. Bagaimana pendapatmu?

Komentar

comments

Leave a Reply