Menjelajahi dunia maya di bawah pohon pisang

Menjelajahi dunia maya di bawah pohon pisang – Menjelajah dunia sekarang sudah bisa kita lakukan dari mana saja dan kapan saja, bahkan kita bisa berkunjung ke luar angkasa tanpa beranjak dari tempat duduk.

Kok bisa?

Ya, kita bisa menjelajah dunia melalui telepon celular, tablet atau personal computer yang terkoneksi ke jaringan internet. Dengan fasilitas internet, kita bisa berkunjung ke tempat-tempat wisata menarik di dunia, membeli buku atau memesan tiket secara online dari rumah.

Namun kenyamanan berselancar di internet belum bisa dirasakan secara maksimal oleh warga yang tinggal di desa. Contohnya di kampung saya, tepatnya di Kecamatan Banjarwangi Kabupaten Garut, internet belum bisa dinikmati oleh seluruh warga karena signal 3G belum menjangkau ke pelosok-pelosok desa.

Untuk bisa mengakses internet dengan baik, saya harus mencari lokasi yang terjangkau 3G. Secara kebetulan, dua bulan lalu saya berhasil menemukan signal 3G di kebun pisang dekat rumah. Sejak itulah, setiap mau mencari informasi di internet atau mau posting artikel di blog, saya harus memboyong notebook ke kebun pisang.

menjelajahi dunia maya

Ilustrasi : teknowork.com

Namun keterbatasan tersebut tidak menghalangi niat saya untuk menjelajah dunia, setiap pagi sebelum beraktifitas saya tetap setia duduk di bawah pohon pisang ditemani secangkir kopi untuk mencari dan berbagi informasi di internet.

Setelah pulang kerja, saya kembali duduk di bawah pohon pisang. Rutinitas itu sudah berlangsung selama berbulan-bulan. Bagiku, menulis adalah investasi. Tak jauh berbeda dengan menanam pohon pisang.

Pikiran yang dituangkan lewat tulisan dan dipublikasikan di blog, mungkin hasilnya tidak bisa dinikmati pada hari itu juga. Namun pada saat yang sama, ada banyak orang yang menerima manfaat dari tulisan kita. Dengan kata lain, menanam dan memanen tidak pada waktu yang sama.

Saya sangat berharap, perusahaan telekomunikasi segera meningkatkan layanannya agar kami yang tinggal di desa dan daerah terpencil di seluruh Indonesia dapat menikmati fasilitas internet layaknya saudara-saudara kami di kota. Meskipun tinggal di desa, kami ingin berkarya di dunia maya. Terima kasih.

Komentar

comments

Tags:

Leave a Reply