Kuliner khas desa yang sangat favorit dan digemari

Kuliner khas desa yang sangat favorit dan digemari – Halo sobat Banjarwangi.com! Masyarakat Indonesia yang tinggal di desa sudah terbiasa hidup sederhana, termasuk cara berpakaian dan memilih menu makanan sehari-hari.

Tidak heran kalau secara fisik mereka hidup lebih sehat, karena jarang mengkonsumsi makanan siap saji atau makanan yang mengandung kolesterol tinggi.

Namun bukan berarti mereka tidak punya persediaan makanan yang cukup, mereka punya kok! Bahkan biasanya mereka menyimpan persediaan beras di lumbung cukup untuk satu musim panen. Karena dari kecil orang desa sudah dilatih kerja keras dan hidup hemat. Uangnya mereka tabung untuk menggadai sawah, membeli kolam dan memperluas kebun.

Menu makanan yang biasa dikonsumsi orang desa ternyata sangat digemari oleh pecinta kuliner dari kota. Mereka rela merogoh koceknya lebih dalam lagi untuk menikmati kuliner khas desa.

Berikut ini jenis kuliner khas desa yang sangat favorit dan digemari:

kuliner khas desa favorit yang sangat digemari

Ilustrasi food.detik.com

#1. Nasi liwet

Nasi liwet adalah nasi yang dimasak di dalam panci kastrol di atas tungku. Setelah masak, nasi liwet disajikan di atas bokoko, yaitu sejenis wadah nasi yang terbuat dari anyaman bambu.

Nasi liwet memiliki rasa yang berbeda dengan nasi yang dimasak menggunakan energi listrik. Nasinya lebih nikmat, pulen dan ada kebahagiaan tersendiri saat menyantapnya. Mungkin saja karena proses memasaknya lebih sulit sehingga terasa lebih nikmat.

#2. Sambal banghar

Nasi liwet yang pulen dan nikmat belum lengkap apabila tidak ditemani sambal banghar, yaitu sambal yang terbuat dari cabai rawit, garam dan gula merah. Bahan-bahan tadi diulek di dalam cobek batu, lalu disajikan langsung bersama lauknya berupa ikan asin dan lalap daun singkong.

#3. Bakar ikan asin peda merah

Ikan asin peda merah sangat lezat dan menambah nafsu makan apabila dibakar di atas bara api, kemudian dilumuri minyak kelapa. Rasanya maknyus luar biasa.

Supaya rasanya tidak terlalu asin, sebelum dibakar ikan peda merah ini biasanya direndam dalam air kelapa.

#4. Lalap daun singkong

Daun singkong direbus sampai layu. Setelah diangkat, campurkan sedikit garam dan minyak kelapa lalu di gilas sampai merata. Tambahan garam dan minyak kelapa ini berfungsi sebagai penyedap.

Kuliner khas desa tersebut akan terasa lebih nikmat lagi apabila disajikan saat masih panas dan dimakan bersama sambil lesehan.

Di beberapa kota di Jawa Barat, misanya di Garut anda akan menemukan rumah makan khusus yang menjual nasi liwet dengan panorama alam pesawahan di sekelilingnya.

Itulah kuliner khas desa yang jadi favorit dan digemari pecinta kuliner dari kota. Semoga informasi ini bermanfaat, selamat berburu kuliner khas desa!

Komentar

comments

Tags:

Leave a Reply