Perawatan kesehatan gigi pada anak sejak lahir

Perawatan kesehatan gigi pada anak sejak lahir – Perlu Anda ketahui bahwa penyebab utama kerusakan gigi pada anak, seperti gigi berlubang dan karies adalah adanya kuman dalam rongga mulut. Kuman ini kemudian beredar ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah yang dapat menyebabkan gigi anak Anda rusak, karies dan berlubang. Bahkan gigi anak bisa sering sariawan dan sakit.

Baca : obat sakit gigi berlubang paling ampuh dengan bawang putih.

Lalu bagaimana metode yang tepat untuk perawatan kesehatan gigi anak? Simak pembahasannya pada artikel mengenai perawatan kesehatan gigi pada anak yang paling benar berikut ini.

Tahap pertumbuhan gigi anak

Pertumbuhan gigi anak dimulai sejak masa kehamilan ibu berusia sekitar 4 minggu, kemudian terus berlanjut sampai gigi tersebut keluar dalam mulut pada saat anak mencapai usia 6 – 7 bulan, gigi ini kemudian disebut gigi susu. Gigi susu biasanya tumbuh lengkap sejumlah 20 gigi ketika usia anak mencapai 2,5 – 3 tahun.

Tanda-tanda apabila anak akan tumbuh gigi, di antaranya:

  1. Gusi terasa gatal, sehingga si anak suka menggigit-gigit.
  2. Anak lebih rewel dari biasanya
  3. Pada anak yang daya tubuhnya kurang bagus, suhu tubuhnya panas
  4. Nafsu makan anak berkurang

Tahap perawatan gigi anak sejak lahir

perawatan kesehatan gigi pada anak sejak lahir

Perawatan kesehatan gigi pada anak sebaiknya dilakukan sejak anak lahir. Caranya yaitu membersihkan mulut bayi dari sisa susu yang menempel di rongga mulutnya menggunakan kasa steril yang telah dibasahi dengan air hangat.

Perawatan kesehatan gigi anak berlanjut sampai gigi pertama muncul. Selalu bersihkan gigi anak meskipun baru tumbuh 1 atau 2 gigi setelah dia minum susu atau mengkonsumsi makanan tambahan menggunakan sikat gigi yang bulunyaa sangat lembut. Di situ orang tua sekaligus bisa memperkenalkan perawatan gigi kepada anak sejak dini.

Apabila sisa-sisa susu dan makanan tidak dibersihkan, maka lama-kelamaan akan terjadi penumpukan sisa makanan dalam mulut yang dapat menimbulkan tumbuhnya jamur dalam rongga mulut anak.

Penumpukan sisa susu pada mulut yang tidak dibersihkan, juga dapat menyebabkan karies pada gigi anak di kemudian hari serta dapat menyebabkan iritasi pada kulit bibir karena kulit bayi sangat sensitif.

Karies gigi pada anak adalah suatu proses terbentuknya asam akibat inpeksi karena penumpukan sisa susu pada mulut anak. Asam-asam tersebut yang kemudian akan merusak struktur gigi anak di kemudian hari.

Tips mencegah karies gigi pada anak yaitu selalu membersihkan mulut anak sesegera mungkin setelah mengkonsumsi susu atau makanan tambahan agar tidak terjadi penumpukan sisa susu dan makanan dalam mulut anak.

Apabila anak sudah mencapai usia 1 tahun atau mulai mengkonsumsi makanan tambahan, pilih makanan tambahan yang sehat sesuai dengan usianya dan tidak menimbulkan kerusakan pada gigi.

Sebaiknya batasi anak-anak dari mengkonsumsi makanan manis dan lengket cokelat, es krim, cake yang mengandung banyak gula dan lain-lain. Sebaiknya berikan anak cemilan sehat seperti potongan buah atau sayur.

Kesimpulan:

Perawatan gigi pada anak prinsipnya orang tua harus rajin menjaga kebersihan gigi dan mulut anak sejak dini apabila anak sudah selesai mengkonsumsi susu atau makanan tambahan. Berikan makanan sehat sesuai usianya. Hindarkan mengkonsumsi makanan lengket dan mengandung banyak gula. Pastikan bahwa kondisi mulut anak Anda selalu bersih.

Demikian tips perawatan kesehatan gigi pada anak sejak lahir agar tidak berlubang dan terhindar dari karies gigi. Semoga artikel ini bermanfaat. Terima kasih.

Komentar

comments

Tags:

Leave a Reply