Mengapa pengacara kondang OC Kaligis ditangkap KPK?

Mengapa pengacara kondang OC Kaligis ditangkap KPK? Nama lengkap pria berambut putih yang akrab dipanggil OC Kaligis ini adalah Otto Cornelis Kaligis. Ia sudah dikenal sebagai pakar hukum yang jago menangani kasus-kasus besar di Indonesia.

OC Kaligis kini berusia 72 tahun, ia sudah pernah mendampingi putra mantan presiden RI ke-2 mendiang H. Muhammad Soeharto yakni Hutomo Mandala Putra (Tomi Soeharto) dan sederet artis papan atas seperti Lidya Kandou, Onky Alexander, Nike Ardila dan Zarima.

OC Kaligis lahir di Ujung Pandang, Makasar pada 19 Juni 1992. Menurut informasi yang dilansir oleh media berita online Merdeka.com, pengacara kondang ini diketahui memiliki 10 orang istri yang mampu hidup rukun. Wow!

Diketahui 2 dari 10 orang istrinya itu ternyata kakak beradik. Hubungan kedua kakak beradik dan istri-istrinya yang lain hidup rukun dan harmonis.

Selain sudah malang melintang di dunia hukum, OC Kaligis berprofesi sebagai dosen di Universitas Indonesia. Namun dunia hukum yang telah lama ia digeluti, kini menyeretnya tanpa pandang bulu.

oc kaligis ditahan kok

Pengacara kondang OC Kaligis dijerat kasus dugaan suap terhadap hakim di Pengadilan Tata Usaha Negara Medan saat menangani gugatan Pemprov Sumut. Namun hal tersebut telah ia bantah, ia menegaskan bahwa yang ngasih duit ke hakim PTUN Medan bukan dirinya, melainkan anak buahnya, Gerry.

Menurut pengakuannya, dia tidak tahu soal proses pemberian suap kepada hakim. Menurut dia, kasus gugatan Pemprov Sumatera Utara dikerjakan oleh anak buahnya, M. Yagari Bhastara Guntur alias Gerry.

“Saya cuma teken aja. Gerry jalanin sendiri, saya bantu ahli keterangan saja,” ujar OC Kaligis.

Siapa yang benar, OC Kaligis atau KPK?

Manusia tempatnya salah dan khilaf, kebenaran hanya milik Allah, begitulah kata bunda Dorce. Sebagai wong cilik, wong deso yang tidak mengerti hukum hanya bisa berharap dan berdo’a kepada Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Pemudah, semoga semua permasalahan di negeri ini dapat diselesaikan dan Indonesia menjadi Indonesia Raya.

Sumber : Merdeka.com

Komentar

comments

3 Comments

Leave a Reply