Ini alasannya kenapa kalau minum jangan asal teguk

Alasan minum jangan asal tegukHalo Sahabat Banjarwangi.com! Suatu hari saya pernah ikut pengajian di sebuah masjid jamie desa tetangga. Saat itu Ustadz menerangkan tentang adab makan dan minum.

Tidak semua penjelasan ustadz dapat saya cerna, maklum saja ketika ustadz sedang menjelaskan, pendengarnya pada ikut tausiah alias ngobrol.

Dari pemaparan ustadz itu, ada satu pokok pembahasan yang berhasil saya bawa pulang yaitu adab minum menurut agama Islam.

Karena ustadz nya bukan fakar kesehatan atau ahli di bidang teknologi pangan, jadi beliau tidak menerangkan secara mendetil dari sisi pengetahuan umum. Ustadz hanya menyampaikan sesuai dengan keterangan yang ia yakini kebenarannya.

Tanpa banyak omong, saya terima saja penjelasan ustadz dengan iman karena ilmu saya juga belum sampai.

Berikut penjelasan ustadz tentang adab minum bagi orang Islam.

  1. Minum harus sambil duduk karena syetan minum sambil berdiri.
  2. Minum dengan tangan kanan karena syetan minum dengan tangan kiri.
  3. Kalau mau minum jangan asal teguk, harus dilihat dulu gelasnya (airnya).
  4. Kalau panas tidak boleh ditiup-tiup, dll.

Saya punya sedikit pengalaman terkait adab minum poin ke-3 di atas, yaitu kalau minum tidak boleh asal teguk tetapi harus dilihat dulu gelas dan isinya.

Ini alasannya kenapa kalau minum jangan asal teguk

Sebetulnya bukan pengalaman saya, tetapi pengalaman teman yang kebetulan saat kejadian dia sedang berada di samping saya.

Begini ceritanya

Pertengahan bulan Juni 2015 lalu, saya sedang berkumpul dan makan bersama (botram) dengan teman-teman. Menunya sederhana, nasi liwet, goreng ayam, sambal plus krupuk.

Sambalnya lumayan pedas, sampai membuat bibir terasa panas. Dan di saat kami mencari air, ternyata air yang ada masih panas.

Salah satu dari teman saya menemukan air dalam botol kemasan air mineral yang terbuka, tanpa pikir panjang dia langsung teguk air tersebut. Namun belum sempat diminum, dia muntahkan kembali air tersebut.

Setelah dicari tahu, ternyata cairan dalam kemasan air mineral tersebut bukan air minum tetapi cairan pembersih lantai. Warnanya memang jernih, mirip dengan air putih. Untung saja cairan yang terminum hanya beberapa tetas, dan Alhamdulillah tidak terjadi apa-apa.

Ketika itu saya ingat dengan kata-kata ustadz, mungkin inilah salah satu alasannya kenapa kalau mau minum jangan asal teguk.

Kalau sedang gelap, baik di rumah, di tempat camping atau di manapun jangan minum air dari gelas asal teguk, kecuali dari botol kemasan air minum yang tertutup rapat.

Anda bisa bayangkan, bagaimana kalau ada binatang masuk ke dalam gelas kemudian terminum oleh anda? Nah, sebelum terjadi hal seperti itu, lebih baik anda rajin melihat dulu gelas dan isinya sebelum diminum.

Itulah alasannya mengapa kalau minum jangan asal teguk. Semoga cerita ini bermanfaat. Terima kasih telah berkunjung. Salam!

Komentar

comments

Leave a Reply