Jual beli ijazah palsu diduga ada di belasan perguruan tinggi

jual beli ijazah palsu

Ilustrai : Kompas.com

Jual beli ijazah palsu diduga ada di belasan perguruan tinggi – Heboh! Peredaran ijazah palsu diduga ada di belasan perguruan tinggi di Indonesia. Dikabarkan oleh beberapa media nasional, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir telah mengeluarkan surat keputusan pembekuan kegiatan STIE Adhy Niaga Bekasi soal ijazah palsu.

Menristek mengeluarkan surat keputusan pembekuan kegiatan STIE Adhy Niaga karena pihak Adhy Niaga tidak bisa membuktikan data mahasiswa pindahan, proses pembelajaran dan jadwal perkuliahan yang diminta oleh tim audit.

Silahkan baca juga : Berbagai contoh proposal skripsi untuk semua jurusan

Diberitakan CNN Indonesia, “Mereka tidak mampu menunjukkan data yang baik. Tidak mampu menjelaskan tentang apa saja yang diminta tim Audit,” jelas Menteri Nasir dalam jumpa persnya di gedung kemenristekdikti, Rabu (3/6)

Menristek mengaku pihaknya berencana menelisik lebih dalam belasan perguruan tinggi yang diduga mengeluarkan ijazah palsu, namun belum akan mengadakan kunjungan mendadak (sidak) ke perguruan tinggi tersebut.

Menteri Nasir ingin urusan keterlibatan STIE Adhyi Niaga dan Lembaga Manajemen Internasional (LIMMI) dalam jual beli ijazah palsu bisa diselesaikan maksimal dalam waktu sebulan. Kalau urusan tersebut selesai, baru sidak ke perguruan tinggi yang diduga bermasalah.

LIMMI dikelola bersama Universitas Berkley Jakarta.yang merupakan cabang Universitas of Berkley Michigan. Kampus inilah yang dikabarkan mengeluarkan ijazah palsu Menteri Pariwisata, Arief Yahya dengan gelar PhD (doctor of philosophy). Sumber : Merdeka.com. Namun Menteri Arif bantah tuduhan ijazah palsu tersebut (Kompas).

Sanksi bagi pengguna dan pembuat Ijazah Palsu

Mohammad Nasir menegaskan pengguna dan pembuat ijazah palsu secara sengaja bisa dikenai sanksi pidana sesuai dengan yang tercantum Undang-Undang No. 12 tahun 2012.

Siapapun yang terlibat dalam penggunaan dan jual beli ijazah palsu harus ditindak tegas serta harus mempertanggungjawabkan sesuai dengan prosedur yang ada. Hal ini akan diproses oleh kepolisian dan kejaksaan.

Upaya pencegahan ijazah palsu

Untuk mengecek ijazah asli atau palsu, masyarakat harus mengecek daftar perguruan tinggi di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, karena banyak perguruan tinggi yang sudah non aktif.

Cara mengeceknya bisa dilakukan dengan membuka laman forlap.dikti.go.id lalu pada Profil Perguruan Tinggi cari kategori non aktif pada status perguruan tinggi. Dan sampai saat ini, sudah ada 230 nama perguruan tinggi yang sudah dinonaktifkan Kemenristekdikti.

Silahkan baca juga : Daftar nama-nama universitas yang mengeluarkan ijazah palsu

Direktur Pendidikan dan Tenaga Kependidikan, Supriadi Rustad menjelaskan, di Pangkalan Data Perguruan Tinggi dapat dilihat dari jumlah mahasiswa dan dosen. Kalau rasionya di atas 1 : 100 maka termasuk non aktif atau bermasalah.

Diambil (dari berbagai sumber)

Komentar

comments

Tags:

Leave a Reply