Hukum ngurek atau memancing belut di sawah orang lain

Hukum ngurek atau memancing belut di sawah orang lain

 

hukum ngurek belut di sawah orang lain

Ilustrasi : Mangleonline.com

Hukum ngurek atau memancing belut di sawah orang lain Sebelumnya saya pernah mempublikasikan artikel ngurek belut. Menurut hasil analisa histats.com, pengunjung yang masuk ke blog Banjarwangi.com beberapa di antaranya menggunakan keyword hukum ngurek belut di sawah orang lain.

Saya juga penasaran dengan hukum ngurek belut di sawah orang lain, karena belum ada artikel yang membahas secara spesifik membahas hukum ngurek belut di sawah orang lain. Karena rasa penasaran tersebut, saya mendatangi ustadz untuk sekedar menanyakan apa hukumnya ngurek atau memancing belut di sawah milik orang lain.

Ustadz yang saya tanya, sempat tersenyum mendengar pertanyaan saya karena pertanyaan saya kedengarannya lucu. Saya jelaskan kepada beliau, bahwa banyak masyarakat Indonesia terutama yang tinggal di perkampungan atau tinggal di dekat pesawahan yang hobi ngurek atau berburu belut di sawah. Kalau menyangkut hukum, terlebih hukum Islam harus dijawab oleh orang yang kompeten, karena hukum tidak bisa ditawar atau dipermainkan.

Akhirnya setelah mendengar penjelasan saya, ustadz menjawab sambil tetap tersenyum. Hukum ngurek belut di sawah orang lain bisa subhat, bisa juga halal. Kalau ngurek belut di sawah milik pribadi atau di sawah orang lain dengan meminta ijin terlebih dahulu dan pemilik sawah mengijinkan, maka hukumnya halal. Sedangkan kalau memancing belut di sawah orang lain dan tanpa ijin pemiliknya, maka hukum ngurek belut menjadi subhat. Hukum ngurek belut di sawah orang lain juga bisa menjadi haram kalau belut tersebut sengaja dibudidayakan, tetapi sangat jarang orang yang membudidayakan belut di sawah.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa hukum ngurek belut di sawah orang lain terbagi menjadi 3 bagian. Pertama, hukumnya halal kalau diijinkan pemilik sawah dan tidak merusak pematang sawah. Kedua, subhat kalau tidak mendapat ijin pemilik sawah. Ketiga, haram kalau memancing belut di sawah orang lain yang belutnya sengaja di budidayakan karena dianggap sama dengan mencuri.

Hukum ngurek belut – Banjarwangi.com

Komentar

comments

Tags:

Leave a Reply