Aneka makanan bergizi produk olahan susu sapi perah

Aneka makanan bergizi produk olahan susu sapi

 

Produk olahan susu sapi perah – Halo sahabat Banjarwangi.com! kali ini saya akan berbagi sedikit informasi tentang aneka makanan bergizi produk olahan susu sapi perah. Makanan-makanan tersebut dapat diperoleh dengan mudah di pasar-pasar swalayan atau warung-warung terdekat rumah, bahkan sering kita konsumsi sehari-hari.

produk olahan dari susu sapi perah

Gambar ilustrasi : duniasapi.com

Baiklah, agar lebih jelas silahkan langsung saja simak paparan sederhana di bawah ini.

Pengolahan produk susu sapi perah

1. Susu homogenisasi

Proses homogenisasi bertujuan untuk menyeragamkan besarnya globula-globula lemak. Apabila setelah proses homogenisasi dilakukan penyimpanan pada suhu 10-5oC selama 48 jam tidak akan terjadi pemisahan krim pada susu. Sebelum dihomogenisasi, globula-globula lemak ini besarnya tidak seragam yaitu antara 2-10 mikrometer. Alat untuk menyeragamkan globula-globula lemak itu disebut homogenizer.

2. Susu skim dan susu krim

Krim adalah bagian susu yang banyak mengandung lemak yang timbul ke bagian atas pada waktu didiamkan atau dipisahkan dengan alat pemisah. Sedangkan skim adalah susu yang banyak mengandung protein. Skim mengandung semua zat makanan dari susu kecuali lemak dan vitamin-vitamin yang larut dalam lemak. Krim dan susu skim dapat dipisahkan dengan alat yang disebut separator.

Produk olahan susu sapi perah

Selain dapat dikonsumsi dalam keadaan segar, dapat pula diolah menjadi susu olahan. Konsumsi masyarakat terhadap susu olahan lebih tinggi dibandingkan dengan keadaan segar. Proses pengolahan tidak hanya dilakukan oleh IPS, tetapi juga dilakukan oleh industri rumah tangga (home industri).

1. Susu fermentasi

Fermentasi adalah proses produksi energi di dalam sel dalam keadaan anaerobik (tanpa oksigen). Secara umum fermentasi adalah salah satu bentuk respirasi anaerobik, akan tetapi ada juga yang mendefinisikan fermentasi sebagai respirasi dalam lingkungan anaerobik dengan tanpa akseptor elektron eksternal.

a. Yoghurt

Yoghurt merupakan fermentasi susu oleh bakteri asam laktat yang mempunyai flavor khas, tekstur semi padan dan halus, kompak serta rasa asam yang segar. Kata yoghurt berasal dari Turki, yaitu jugurt (susu asam). Minuman yoghurt telah dikembangkan beberapa abad lampai di negara-negara Baklan. Di Indonesia, yoghurt sudah banyak terdapat di pasar swalayan dalam berbagai rasa dan aroma.

b. Yakult

Fermentasi jenis ini berasal dari Jepang dan ditemukan oleh Dr. Shirota sejak tahun 1930. Yakult merupakan prduk fermentasi dengan menggunakan starter tunggal yaitu Lactobacillus casei. Lactobacillus casei berbentuk batang tunggal dan termasuk golongan bakteri heterofermentatif, fakultatif, mesofilik dan berukuran lebih kecil daripada Lactobacillus bulgaricus, Lactobacillus acidophillus, dan Lactobacillus helveticus. Lactobacillus casei akan merubah ribosa menjadi asam laktat dan asam asetat.

c. Kefir

Di pegunungan Kaukasus di antara Laut Hitam dan Laut Kaspia, Rusia Barat Daya terdapat satu jenis susu fermentasi yang disebut kefir. Hasil fermentasi ini memiliki rasa, warna dan konsistensi yang menyerupai yoghurt dan memiliki aroma khas yeasty (seperti tape). Kefir diperoleh melalui fermentasi susu pasteurisasi menggunakan starter berupa butir atau bjii kefir yaitu butiran-butiran putih atau krem yang berbentuk koloni mikroba terdiri atas beberapa jenis bakteri, di antaranya Streptococcus sp, Lactobacilli dan beberapa jenis ragi non patogen.

d. Keju

Keju merupakan produk yang sudah sangat populer, diperoleh dengan cara menggumpalkan susu penuh, skim atau campurannya menggunakan rennet suatu jenis enzim yang terdapat dalam perut hewan ruminansia. Produk sejenis keju di Indonesia secara tradisional sudah ada seperti dadih di Sumatera.

2. Susu pasteurisasi dan sterilisasi

a. Susu pasteurisasi

Pasteurisasi adalah pemanasan susu di bawah suhu didih untuk membunuh kuman atau bakteri patogen namun sporanya masih dapat hidup. Ada tiga cara pasteurisasi, yaitu pasteurisasi lama, pasteurisasi singkat dan pasteurisasi ultra high temperature (UHT). Pasteurisasi bertujuan untuk membunuh bakteri patogen, yaitu bakteri-bakteri berbahaya karena dapat menimbulkan penyakit pada manusia.

b. Susu sterilisasi

Sterilisasi adalah pengawetan melalui proses pemanasan susu sampai mencapai di atas titik didih, sehingga bakteri maupun kuman dan sporanya mati. Contohnya adalah Nestle Bear Brand.

3. Mentega

Mentega adalah produk olahan susu yang diperoleh melalui proses pengocokan sejumlah krim. Mentega yang baik harus mengandung lemak minimal 83%, kadar air maksimal 16%, kadar protein maksimal 1%. Mutu mentega tergantung pada mutu krim yang digunakan serta penanganan lebih lanjut.

4. Karamel

Kkaramel adalah produk olahan susu sapi berwarna coklat akibat dari proses karamelisasi dari gula pasir dan gula susu saat pemanasan. Karamel merupakan sejenis permen yang dibuat menggunakan bahan dasar susu. Jika pembuatannya benar, maka karamel memiliki warna coklat yang menarik, rasa yang gurih, tekstur yang kenyal dan lembut serta aroma yang memikat.

5. Es krim

Es krim merupakan makanan beku/ dingin yang sangat digemari oleh berbagai kalangan. Es krim terdiri atas campuran bahan-bahan yang banyak mengandung protein tinggi seperti telur dan susu. Oleh karena itu selain protein, es krim juga mengandung vitamin dan mineral. Apabila es krim dikeluarkan dari freezer selama beberapa waktu akan terjadi sieresis, oleh karena itu perlu ditambahkan bahan penstabil untuk memperlambat terjadinya sineresis tersebut. Kekentalan es krim banyak dipengaruhi oleh komposisi adonan, jenis dan kualitas bahan, proses penanganan dan kadar lemak bahan.

6. Tahu susu

Umumnya susu yang sudah tidak segar telah memiliki rasa yang asam dan aroma menyimpang karena adanya kontaminasi mikroba dan biasanya akan segera dibuang. Namun demikianpada fase ini masih dapat diolah menjadi tahu yang bermanfaat.

7. Krupuk susu

Susu segar dengan campuran tepung kanji, bawang putih, lada, kemiri, garam dan bumbu masak secukupnya dapat diolah menjadi krupuk yang gurih dan lezat.

8. Dodol susu

Bahan bakunya adalah susu segar dicampur tepung ketan, gula merah, gula pasir, tepung beras, vanili dan perasa secukupnya. Rasanya enak dan manis.

9. Susu bubuk

Tahap proses pembuatan susu bubuk adalah perlakuan pendahuluan, pemanasan dan pengeringan. Alurnya adalah : bahan baku >> pemanasan suhu 70-75oC >> pencampuran dengan bahan tambahan >> homogenisasi >> pemanasan 70-75oC >> penyaringan >> pengeringan 160-170oC >> pemisahan bubuk susu (penyaringan) >> produk jadi.

10. Susu kental manis

Susu kental manis (SKM) adalah makanan yang diperoleh dengan menghilangkan sebagian air dari campuran susu dan pemanis nutritive yang dipergunakan cukup untuk mencegah air pembusukan. Kadar gula dalam produk konsentrasinya antara 63,5-64% yang dibutuhkan untuk menekan pertumbuhan mikroorganisme. Gula yang digunakan adalah gula sukrosa dan gula tebu.

Demikianlah paparan sederhana tentang  aneka makanan bergizi produk olahan susu sapi perah. Terima kasih atas kunjungan anda ke blog Banjarwangi.com, semoga artikel ini berguna dan bermanfaat!

 

Bahan bacaan : Buku Panduan Pelatihan Kelompok Ternak Sapi Perah Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (Disnakkanla) Kabupaten Garut Tahun 2014.

Komentar

comments

Tags:

Leave a Reply