Cara menghitung volume fondasi bangunan

Cara menghitung volume fondasi bangunan

 

Rumus menghitung volume fondasi sebuah bangunan adalah menggunakan rumus dasar matematika. Menghitung volume fondasi bertujuan untuk mengetahui jumlah kebutuhan bahan seperti semen, pasir dan batu kali untuk keperluan pembangunan rumah, galian tembok penahan tanah (TPT), saluran irigasi atau bendungan. Total kebutuhan bahan tersebut dapat dihitung jumlahnya kalau anda menghitung volume fondasi dengan benar dan akurat.

cara menghitung volume fondasi bangunan

Rumus menghitung volume fondasi bangunan

Pada artikel ini, saya akan menggunakan contoh sederhana untuk menghitung volume fondasi galian. Rumusnya adalah sebagai berikut:

Vol galian = luas penampang galian x panjang galian

atau

Vol galian = panjang x lebar x tinggi (kedalaman)

Contoh soal 1 :

Sebuah galian dengan kedalaman 100 cm, jika lebar 70 cm, panjang 200 m, berapakah volume (v) galian tersebut?

Jawab :

Pertama, samakan terlebih dahulu ukuran cm ke meter (kedalaman 100 cm = 1 m, lebar 70 cm = 0,7 m), lalu hitung dengan rumus panjang x lebar x tinggi (kedalaman).

V = 200 m x 0,7 m x 1 m

V = 140 m3 (meter kubik)

Maka dari panjang 200 m, lebar 70 cm, kedalaman 100 cm hasilnya adalah 140 m3.

Kalau ukuran penampang atas dan bawah berbeda ukuran, maka cara menghitung volume fondasi dengan kondisi seperti ini adalah :

panjang x {(lebar atas + lebar bawah)/2} x kedalaman

Bagaimana, mudah bukan?

Itulah teknik menghitung volume fondasi yang bisa  saya share di Banjarwangi.com, semoga bermanfaat. Silahkan baca juga cara menghitung kebutuhan semen untuk pembangunan rabat beton. Terima kasih telah berkunjung.

Cara menghitung volume fondasi bangunan – Sumber : Modul Pelatihan Kader Teknik PNPM MP

Komentar

comments

Tags:

Leave a Reply