Hutan Mati Papandayan, wisata alam menakjubkan di Garut

Hutan Mati Papandayan, wisata alam menakjubkan di Garut

Hutan mati terletak di kawasan gunung Papandayan Kabupaten Garut, tepatnya di atas kawah Papandayan atau di samping camping ground Pondok Saladah. Pemandangan alam di hutan mati gunung Papandayan sepintas terlihat angker dan menyeramkan, namun tidak demikian. Deratan pohon-pohon cantigi yang hangus terbakar akibat erupsi gunung Papandayan membuat view hutan mati menjadi pemandangan yang menakjubkan.

hutan mati gunung papandayan garut

Seperti yang anda lihat pada gambar di atas, kayu-kayu di hutan mati berwarna hitam dan menambah keunikan taman wisata alam (TWA) gunung Papandayan Garut. Hutan mati selalu menjadi tujuan wisatawan dan pendaki gunung yang datang ke Papandayan. Biasanya wisawatan menginap semalam di Pondok Saladah, lalu pagi harinya menghabiskan waktu mereka berfoto ria di hutan mati.

Trek menuju hutan mati

Bagi anda yang belum pernah mencoba naik gunung atau camping di tengah hutan belantara, gunung Papandayan Garut adalah destinasi wisata alam terbaik untuk anda coba. Trek pendakian gunung Papandayan dikenal sangat landai dan terbuka. Begitupun trek menuju hutan mati sangat bersahabat bagi pendaki pemula dan anak-anak.

Dari areal parkir Papandayan, melewati jalan berbatu dan melintasi kawah Papandayan. Warga setempat yang hendak pergi ke kebun sebagian ada yang memakai sepeda motor ke jalur ini. Jadi anda bisa bayangkan sendiri, kira-kira tanjakan yang bisa dilalui motor seperti apa?. Intinya trek pendakian menuju hutan mati tidak terlalu sulit, tetapi di sepanjang perjalanan anda akan disuguhi pemandangan alam yang eksotis.

Camping ground Pondok Saladah dan hutan mati jaraknya berdekatan, kedua tempat ini bisa ditempuh dalam waktu sekitar 2 jam dari areal parkir Papandayan. Wisatawan yang tidak bermaksud menginap di Pondok Saladah, bisa naik pagi-pagi. Istirahat dan shalat dzuhur di muhola Pondok Saladah lalu jalan-jalan ke hutan mati, jam 14.00 bisa kembali turun ke lapang parkir.

Tapi kalau anda bermaksud camping di Pondok Saladah agar bisa lebih santai menikmati indahnya hutan mati atau ingin jalan-jalan ke Tegal Alun tetapi tidak membawa peralatan camping, di lapang parkir banyak pemandu wisata yang menyewakan peralatan naik gunung. Di sekitar lapang parkir Papandayan juga banyak penjual souvenir gunung Papandayan seperti kaos, kalung, gelang atau perhiasan lain yang terbuat dari bahan alam.

Itulah informasi singkat seputar hutan mati gunung Papandayan. Selamat mendaki…!

Komentar

comments

Leave a Reply