Kantong Semar Merah, tanaman langka di gunung Cupu Banjarwangi

Kantong Semar (Nepenthes Adrianii) warna merah merupakan tanaman langka. Kantong Semar merah ditemukan tumbuh di puncak gunung Cupu Desa Padahurip Kecamatan Banjarwangi Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat pada ketinggian kurang lebih 1.600 mdpl. Kantong semar merah di gunung Cupu ditemukan bulan Maret tahun 2013, mulanya penemuan tanaman langka tersebut yaitu oleh seorang mahasiswa magsiter asal Malang Jawa Timur. Mahasiswa S2 yang menyebut dirinya Gembel Elit itu tengah mengadakan penelitian tesis S2 nya.

Di suatu malam saya mendapat pesan singkat dari Femi, anggota Remaja Pecinta Alam Garut (REPAGA). Hari dan tanggalnya saya lupa karena waktunya sudah berlangsung lama. Inti pesan singkat tersebut menanyakan keberadaan gunung Cupu di Kecamatan Banjarwangi. Setelah saya ajukan beberapa pertanyaan terkait pesan singkat itu, dia menjelaskan bahwa ada mahasiswa S2 dari Malang yang bermaksud mengadakan penelitian Kantor Semar Merah yang tumbuh di gunung Cupu Desa Padahurip Kecamatan Banjarwangi Kabupaten Garut.

Singkat cerita, saat itu juga saya lantas menghubungi Maman Lahek, seorang teman dari Komunitas Pecinta Alam Jamparing Banjarwangi Garut yang kebetulan tinggal di Desa Padahurip. Dia mengetahui lokasi dan jalur menuju puncak gunung Cupu, namun dia sendiri tidak menyadari ada tanaman langka Kantong Semar Merah di wilayah gunung Cupu Padahurip. Dengan senang hati Maman menyatakan kesediaannya untuk mengantar Gembel Elit menuju puncak gunung Cupu. Setelah mendapat jawaban yang pasti dari Maman Lahek, saya kembali menghubungi Femi untuk mengabarkan kesediaan Maman mengantar Gembel Elit dan Juan Dahlan Repaga.

Selang beberapa hari setelah komunikasi via SMS, Gembel Elit dan  Juan Dahlan datang ke Banjarwangi. Mereka singgah sebentar di MTs. Al-Baqiyatussolihat, disambut Utun dan Atuk Tebe dari komunitas Jamparing. Saya yang waktu itu kebetulan ada halangan tidak bisa bertemu dan mengantar mereka ke gunung Cupu. Akhirnya Gembel Elit dan Juan Dahlan diantar Maman Lahek dan Atuk Tebe mencari keberadaan Kantong Semar merah di puncak Gunung Cupu. Saya mendapat kabar, mereka berhasil menemukan tanaman langka tersebut dengan selamat. Beristirahat semalam di rumah Maman Lahek, Gembel Elit dan Juan Dahlan keesokan harinya pulang ke tempat mereka masing-masing.

Penasaran dengan keberadaan tumbuhan tersebut, saya mengajak beberapa orang anggota Jamparing Banjarwangi untuk membuktikan keberadaan Kantong Semar merah di puncak gunung Cupu itu. Hujan deras yang mengguyur saat itu tidak menyurutkan niat saya dan teman-teman yang lain untuk melihat secara langsung keberadaan Kantong Semar merah. Kami merasa heran, kok bisa orang yang jauh bisa tahu keberadaan Kantong Semar di gunung Cupu, sedangkan kami penduduk asli Banjarwangi tidak tahu sama sekali.

Kami berhasil sampai di puncak gunung Cupu dan pulang ke rumah dengan selamat. Medan terjal dan licin karena diguyur hujan membuat kami cukup kelelahan, perjalanan tiktok memakan waktu selama kurang lebih 5 jam. Kantong Semar di gunung Cupu semoga tetap lestari.

Komentar

comments

Tags:

One Response

Leave a Reply