Detik-detik peluncuran Banjarwangi.com

Detik-detik peluncuran Banjarwangi.com

Ide Banjarwangi.com muncul ketika saya menginginkan sebuah blog dengan top level domain (TLD) dan wordpress self hosted. Saya merasa kebingungan menentukan nama blog yang sesuai dengan niche. Setelah berhari-hari, tiba-tiba muncul ide untuk memberi nama blog ini dengan nama Banjarwangi.com, sebuah blog gado-gado yang berisi berita dan artikel serta panduan blogging.

Hari Rabu, 15 April 2015 saya mendaftarkan domain Banjarwangi.com dan paket self hosted ke sebuah provider webhosting yang didirikan oleh Mahasiswa ITB pada tahun 2005 di Bandung. Pendaftaran domain baru Banjarwangi.com melalui website resmi provider itu dapat saya laksanakan dengan baik, menit itu juga saya menerima email notifikasi penagihan.

Kamis, 16 April 2015 saya putuskan untuk membayar tagihan atas pemesanan domain dan self hosted Banjarwangi.com. Saya transferkan sejumlah uang sesuai harga paket hosting yang saya sewa. Sayangnya hari itu hujan deras mengguyur,  akibatnya Banjarwangi mati lampu lebih dari 24 jam, signal telepon seluler pun terputus. Jangankan untuk mengakses internet, SMSpun tidak bisa.

Keesokan harinya Jum’at, 17 April April 2015 signal handphone mulai muncul. Akhirnya saya bisa melakukan konfirmasi pembayaran domain dan hosting Banjarwangi.com yang dilakukan sehari sebelumnya itu. Konjirmasi pembayaran melalui SMS berhasil terkirim, namun saya masih belum bisa mengakses internet untuk membuka email dan mengecek apakah domain Banjarwangi.com sudah aktif atau belum.

Menjelang adzan Ashar, listrik baru menyala. Kumandang adzanpun tedengar dari mesjid-mesjid di tiap kampung. Selesai menjalankan shalat ashar, saya coba membuka email dan bersyukur jaringannya sudah mulai lancar. Saat membuka email, ternyata sudah ada pemberitahuan aktifasi domain Banjarwangi.com dari provider webhosting. Saat itu saya hanya bisa melakukan pengecekan saja, belum bisa membuka cpanel hosting karena batre notebooknya lemah.

Jam sembilan malam, tahap instalasi wordpress baru bisa dilakukan. Maklum menggunakan modem, jaringannya lelet. Pekerjaan yang bisa diselesaikan dalam beberapa menit harus menghabiskan waktu berjam-jam, hingga tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 02.00 WIB. Ngantuk sudah mulai datang, saya simpan pekerjaan pembuatan Banjarwangi.com yang tinggal menambahkan beberapa plugin, lalu tertidur pulas sampai pagi.

Setelah shalat subuh, sambil menikmati kopi panas buatan istri tercinta saya lanjutkan kembali pekerjaan semalam yang tertunda, Banjarwangi.com akhirnya rampung 100%. Banjarwangi.com menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya, karena ini merupakan blog TLD self hosted pertama yang dibuat sendiri, sementara saya mengenal blog baru beberapa minggu. Saya juga sempat bingung memilih template yang cocok, akhirnya pilihan jatuh pada template ini. Kelihatannya sangat sederhana, namun cepat dan ringan.

Lain kali saya akan posting artikel cara daftar domain dan self hosting serta membuat website dengan wordpress.org menggunakan domain dan hosting sendiri. Itulah sedikit cerita detik-detik peluncuran Banjarwangi.com sebagai artikel pemanasan, jika ada yang menyimak semoga bermanfaat.

Berikutnya Pengalaman membuat website dengan wordpress.org menggunakan domain dan hosting sendiri.

Komentar

comments

Tags:

Leave a Reply